JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin melakukan video call dengan Pekerja Migran Indonesia Sugianto yang berada di Korea Selatan serta istrinya, Indah, di Indramayu, Jawa Barat.
Pertemuan virtual itu menjadi momen apresiasi Kementerian P2MI atas aksi kemanusiaan Sugianto yang menyelamatkan tujuh lansia dari kebakaran hutan dahsyat di Yeongdeok, Gyeongsang Utara, pada Maret 2025 lalu.
"Terima kasih banyak, Ibu, juga Bapak Sugianto tetap ingat anak dan istri di tanah air. Doa dari istri selalu menyertai agar Bapak bekerja selamat dan sehat," ujar Menteri Mukhtarudin, Selasa, 7 Januari 2026.
BACA JUGA:Sindikat Penyalur Pekerja Migran Pakai Surat Ancaman Tekan Keluarga, Menteri P2MI Buka Suara
Obrolan berlanjut hangat tentang kehidupan keluarga. Indah mengaku tinggal berdua dengan anak di Indramayu, tanpa orang tua.
Menteri Mukhtarudin pun menawarkan informasi program pemerintah, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) subsidi untuk perumahan.
"Kalau ada rezeki lebih, bisa disisihkan untuk program kredit perumahan dari pemerintah," sarannya.
Sebagai bentuk apresiasi, Menteri berjanji memberikan tabungan pendidikan untuk anak Sugianto yang berada di Indramayu.
BACA JUGA:Join Operation BNN-Bea Cukai-Imigrasi Ungkap Jaringan Penyelundupan Liquid Vape Narkoba
"Nanti Kepala Balai BP3MI Jawa Barat akan koordinasi langsung dengan Ibu," kata Menteri Muktarudin.
Menteri juga membahas perusahaan tempat Sugianto bekerja, menawarkan presentasi dan koordinasi untuk penempatan pekerja Migran lebih lanjut.
"Hubungan Indonesia-Korea Selatan sangat baik, jadi hal seperti ini tidak masalah," tegas Mukhtarudin.
Kemudian, Sugianto menyampaikan permohonan langsung kepada Menteri P2MI agar memfasilitasi pimpinanan perusahaan untuk dibantu dalam pembuatan visa kunjungan ke Indonesia, guna untuk melihat perkembangan sektor fishing setiap tahun.
BACA JUGA:Pekerja Migran Didorong Naik Kelas, Kemendiktisaintek Siapkan SDM Unggul untuk Pasar Global
Menteri Mukhtarudin langsung merespons positif. "Nanti Kementerian P2MI fasilitasi koordinasi, bila perlu kita buat study banding agar bisa saling berbagi pengalaman di sektor perikanan," respon MenterI P2MI Mukhtarudin.
- 1
- 2
- »



