Presiden Donald J. Trump kembali meningkatkan tekanan terhadap Venezuela. Setelah berhasil mengambil alih hingga 50 juta barel minyak negara itu, dia kini meminta negara tersebut hanya membeli barang-barang buatan AS dengan dana hasil penjualan minyak.
Dalam unggahannya di Truth Social, Trump mengatakan pembelian tersebut mencakup produk pertanian Amerika, obat-obatan, perangkat dan peralatan medis, hingga perlengkapan untuk meningkatkan jaringan listrik dan fasilitas energi Venezuela.
"Saya baru saja mendapat informasi bahwa Venezuela akan membeli HANYA produk buatan Amerika dengan uang yang mereka terima dari kesepakatan minyak baru kami," kata Trump, Kamis (8/1).
Menurutnya kesepakatan ini menunjukkan komitmen Venezuela menjadikan AS sebagai mitra utama dalam berbisnis. Ia menilai langkah tersebut sebagai keputusan yang bijak dan menguntungkan bagi rakyat kedua negara.
"Ini sebuah pilihan yang bijak dan hal yang sangat baik bagi rakyat Venezuela dan Amerika Serikat. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap hal ini!" lanjutnya.
Sebelumnya Trump mengumumkan Venezuela sepakat minyaknya diambil alih AS dengan volume 30 juta hingga 50 juta barel. Nilai ekspornya sekitar USD 2,8 miliar. Pengiriman minyak itu dilakukan bertahap ke AS.
"Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Otoritas Sementara di Venezuela akan menyerahkan 30 juta hingga 50 juta barel minyak berkualitas tinggi yang sebelumnya dikenai sanksi kepada Amerika Serikat," kata Trump, Rabu (7/1).
Kesepakatan ini membuat pasokan China sebagai pembeli terbesar Venezuela terancam seret.





