Sudah Dicecar 73 Pertanyaan, Polisi Belum Rampung Periksa Richard Lee

bisnis.com
1 hari lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Polda Metro Jaya menghentikan sementara pemeriksaan Richard Lee dalam kasus dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen.

Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Reonald Simanjuntak mengatakan Richard Lee sejatinya sudah hadir pada Rabu (7/1/2026) sekitar 13.00 WIB.

Setelah itu, pemeriksaan dimulai pada 14.00 WIB dan dihentikan pada 18.00 WIB untuk istirahat. Kemudian, dilanjutkan lagi pada 19.00 WIB dan kembali berhenti pada 22.00 WIB.

"Kenapa dihentikan di situ? Karena pada pukul 22.00 untuk saudara RL pada saat mendekati pukul 22.00 merasa kurang enak badan, ya," ujar Reonald di Polda Metro pada Kamis (8/1/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Singkatnya, setelah istirahat, penyidik pun memutuskan untuk menghentikan pemeriksaan terhadap Richard Lee pada 00.00 WIB.

Secara total, kata Reonald, Richard Lee telah dicecar sebanyak 73 pertanyaan dari 85 pertanyaan yang disiapkan penyidik. Sisa pertanyaan itu bakal kembali dilayangkan ke Richard Lee pada agenda pemeriksaan selanjutnya.

"Nanti akan dilanjutkan kembali untuk pertanyaan sampai ke pertanyaan 85 yang akan dijadwalkan minggu depan, ya, atau nanti akan dijadwalkan di kemudian hari," pungkasnya.

Sekadar informasi, Richard Lee telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen pada (15/12/2025).

Kasus ini berawal dari laporan yang dilayangkan oleh Dokter Detektif (Doktif) atau Samira Farahnaz. Doktif melaporkan Richard Lee setelah membeli Dia sejumlah produk White Tomato Richard Lee.

Samira membeli produk itu melalui marketplace dengan akun Gerabah Shop seharga Rp670.100. Hanya saja, barang tersebut memiliki kandungan yang tidak sesuai dengan kemasannya. Kandungan yang dimaksud adalah White Tomato.

Setelah itu, Samira juga membeli produk lain seperti DNA Salmon hingga produk kecantikan Miss V Stem Cell by Athena Group. Namun, kedua produk tersebut diduga merupakan hasil pengemasan ulang. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir Rendam 4 Kecamatan di Melawi, Lebih dari Seribu KK Terdampak
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
Kemkomdigi Ungkap Fitur Sosial di Gim Daring Rentan Jadi Jalur Penyebaran Radikalisme ke Anak
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Liga 4 Diguncang Aksi Brutal: 2 Pemain Dijatuhi Sanksi Seumur Hidup dalam Sepekan, Terbaru dari Klub KAFI Jogja FC
• 17 jam lalubola.com
thumb
United Tractors (UNTR) Bidik Penjualan Batu Bara 18,8 Juta Ton 2026
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Simak Jadwal Live Streaming Pegadaian Championship Pekan Ke-15, Tayang di Vidio
• 2 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.