Gaya Parenting Baru, Orang Tua Modern Makin Selektif Pilih Produk Perawatan Bayi!

herstory.co.id
23 jam lalu
Cover Berita
HerStory, Jakarta —

Meningkatnya kesadaran orang tua terhadap keamanan produk perawatan bayi menjadi penanda kuat berkembangnya tren conscious parenting di Indonesia, Beauty. 

Di tengah beragam pilihan di pasaran, orang tua modern kini lebih aktif mencari informasi mengenai kandungan bahan, proses produksi, hingga uji keamanan sebelum menentukan sabun dan tisu basah yang digunakan sehari-hari untuk anak mereka.

Perubahan perilaku ini tercermin dalam hasil studi Top Quality Product Brand Award yang menilai produk berdasarkan persepsi konsumen terhadap kualitas dan keamanan. 

Pada akhir 2025, produk sabun bayi non-SLS dan tisu basah dari Yunikon yang telah melalui uji dermatologi memperoleh Top Quality Product Brand Award 2025, menjadi salah satu penanda meningkatnya perhatian publik terhadap standar mutu produk perawatan bayi.

Yunikon sendiri diperkenalkan pada 2020 sebagai produk buatan Indonesia yang dikembangkan dengan pendekatan inovasi serta standarisasi produksi dari Jepang.

Seluruh proses produksinya dilakukan di fasilitas manufaktur yang telah berpengalaman lebih dari 15 tahun dalam memproduksi produk perawatan untuk pasar domestik dan internasional, khususnya Jepang. Latar belakang ini menjadi dasar dalam menjaga konsistensi mutu produk yang digunakan dalam rutinitas keluarga.

Marketing Brand Manager Yunikon, Mario Alvrisky, menyebut kepercayaan orang tua sebagai faktor utama dalam pengembangan produk bayi. 

“Produk perawatan bayi digunakan sejak usia sangat dini dan secara rutin. Karena itu, pendekatan kami selalu menempatkan kualitas, keamanan, dan kenyamanan sebagai prioritas utama,” ujarnya.

Salah satu bahan yang banyak mendapat perhatian orang tua adalah Sodium Lauryl Sulfate (SLS), agen pembersih yang umum digunakan dalam produk perawatan diri. 

Mengacu pada informasi dari laman Halodoc, sebagian besar penelitian menyebutkan SLS bersifat iritan, namun bukan karsinogen dan tidak memiliki kaitan langsung dengan risiko kanker. Pada kulit sensitif, SLS dapat memicu iritasi, kulit kering, reaksi alergi, hingga rasa perih pada mata.

Studi penilaian keamanan yang dipublikasikan dalam International Journal of Toxicology juga menyebutkan bahwa SLS dinilai aman apabila digunakan dalam waktu singkat dan dibilas dari kulit, seperti pada sabun dan sampo. 

Meski demikian, bagi orang tua dengan bayi berkulit sensitif, kehati-hatian tetap menjadi pertimbangan penting dalam memilih produk.

Selain formulasi, pengalaman penggunaan produk anak juga dipengaruhi aspek visual. Desain kemasan dengan karakter imajinatif, seperti unicorn dan dinosaurus yang dikembangkan kreator lokal, menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman yang dekat dengan dunia anak. 

Di tengah meningkatnya literasi konsumen, transparansi informasi dan konsistensi mutu kian menjadi rujukan orang tua modern dalam merawat anak sejak dini.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Validasi Laporan Dugaan Penahanan Royalti Rp14 Miliar oleh LMKN
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Alasan Pandji Pragiwaksono Dilaporkan Angkatan Muda NU dan Aliansi Muda Muhammadiyah ke Polisi
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Jaksa Sindir Keras Pengacara Nadiem Makarim: Bela Sesuai Aturan, Jangan Cari Simpati dengan Giring Opini
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Menjangkau yang Tak Terjangkau, Pelayanan Sepenuh Hati PNM untuk Kelompok Subsisten
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Jaksa Tanggapi Eksepsi Nadiem Makarim: Jangan Cari Simpati
• 17 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.