Sragen, tvOnenews.com - Pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya turun tangan menyikapi polemik dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sambungmacan, Sragen, Jawa Tengah yang bersebelahan dengan kandang babi.
Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Brigjen TNI Albertus Dony datang langsung ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG Banaran, Rabu 7 Januari petang.
Sebelum ke SPPG, Dony yang didampingi dua pegawai BGN itu meninjau kandang babi milik, Angga Wiyana (44) yang berada di sisi timur SPPG.
Donny langsung mengecek kandang babi yang berada di belakang rumah Angga. Pertemuan singkat dengan pemilik kandang babi tersebut berjalan singkat dan tertutup awak media.
Setelahnya ia beralih ke SPPG Banaran, disana ia berbincang dengan Pengelola sekaligus penanggung jawab SPPG Banaran, Aan Yuliatmoko.
Ditemui usai kunjungan, Donny mengatakan akan melakukan langkah mediasi untuk menuntaskan polemik ini bersama sejumlah pihak terkait.
"Nanti saja, setelah kita mediasi sama Kapolres, Dandim dengan seluruh Muspida yang ada. Rencana besok pagi (Kamis 8 Januari)," kata Donny.
Ia menyebut semua pihak yang berkepentingan akan diundang dalam proses mediasi. BGN juga akan melibatkan Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sragen.
Donny mengatakan pihaknya dalam hal ini diminta melakukan investasi tempat kandang babi dan dapur SPPG yang bersebelahan. Sementara keputusan akan dilakukan pimpinan.
"Semua pihak kita undang, di daerah kita punya satgas MBG itu nanti yang kita libatkan. Nanti keputusannya ada di pimpinan, saya hanya mengambil investigasi tempat secara real yang kondisinya ada disana," tutup dia. (uti/buz)




