REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di Jalan Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, pada Rabu (7/1/2026) pagi. Dalam aksi itu, pelaku yang diketahui berjumlah dua orang itu menembakkan senjata api ketika dikejar warga.
Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora membenarkan adanya peristiwa penembakan yang dilakukan kawanan pekaku curanmor itu. Menurut dia, saat ini polisi masih terus memburu para pelaku yang berhasil melarikan diri.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});- Bebani Jabar Rp 100 Miliar per Tahun, Kertajati Kosong Melompong, Hanya Ada Orang Wisata Gelar Tikar
- Wapres Gibran Berangkat Tinjau Penanganan Bencana di Kalsel
- Ketika Warga Memanfaatkan Sepinya Bandara Kertajati, dari Live TikTok hingga Rekreasi
"Iya itu lagi ditangani, tadi kejadian jam 8 pagi, ditangani sama tim Resmob Polda, Polres, sama Polsek. Masih didalami dulu, pelakunya kan kabur," kata dia, Rabu.
Ia mengatakan, pelaku kabur dengan membawa motor hasil curiannya. Namun, motor pelaku tertinggal di tempat kejadian perkara (TKP).
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
Gomos menjelaskan, pelaku yang berjumlah dua orang itu awalnya datang menggunakan satu sepeda motor dengan berboncengan. Setelah itu, pelaku melancarkan aksinya di rumah salah satu warga, tapi akhirnya diketahui pemilik rumah.
"Setelah ketahuan, kejar-kejaran, terus apalah mengeluarkan senpi, menembak lah kan. Motornya korban dibawa kabur, motornya pelaku ditinggal, karena baku tarik," kata dia.
Menurut dia, salah satu warga yang mencoba membantu terkena luka tembak akibat senjata pelaku. Namun, korban dilaporkan selamat.
"(Korban) selamat, cuma luka tembak aja, satu. Lututnya luka," kata dia.
Ketua rukun tetangga (RT) setempat, Lugianto, mengatakan sempat terjadi perkelahian antara pelaku dan warga saat kejar-kejaran terjadi. Ketika itu, pelaku mengeluarkan dan menembakan senjata api. Menurut dia, pelaku menembakan senjata itu sebanyak tiga kali.
"Itu kebetulan yang terkenal tembakan adalah penjual beras. Kalau tidak salah itu sebelah kanan. Di arah betis itu," kata dia.
Menurut Lugianto, penjual beras itu sempat menahan pelaku. Karena itu, pelaku menembakan senjata api.
"Pada saat itu kejadiannya mungkin berniat membantu korban. Karena sesuai dengan rekaman CCTV, penjual beras itu sempat juga menahan, tapi ternyata dalam waktu bersamaan pelaku mengeluarkan senpi," kata dia.



