Basarnas Perpanjang Operasi Pencarian WN Spanyol Korban Tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuan Bajo

pantau.com
1 hari lalu
Cover Berita

Pantau - Basarnas menegaskan komitmen memberikan pelayanan terbaik dalam operasi pencarian dan pertolongan warga negara Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya Kapal Motor Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso menyampaikan komitmen tersebut di Jakarta pada Kamis, 8 Januari 2026, terkait pelaksanaan operasi SAR yang telah dilakukan secara maksimal.

"Intinya tim SAR gabungan memberikan pelayanan yang terbaik terhadap warga yang mengalami kedaruratan, upaya maksimal juga sudah kami laksanakan berikut perpanjangan operasi pertama dan perpanjangan yang kedua," ungkapnya.

KM Putri Sakinah mengalami kecelakaan saat berlayar di perairan Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, pada 26 Desember 2025.

Kapal tersebut mengangkut total 11 orang yang terdiri atas enam wisatawan mancanegara asal Spanyol, satu pemandu wisata, dan empat kru kapal.

Dari jumlah tersebut, tujuh orang berhasil diselamatkan, sementara empat orang lainnya dinyatakan hilang, termasuk seorang pelatih sepak bola tim perempuan Valencia FC B dan tiga anaknya.

Laporan kedaruratan diterima Basarnas pada 26 Desember 2025 dan sejak saat itu tim SAR gabungan menghadapi tantangan berat berupa arus laut yang kuat yang menyulitkan proses penyelaman.

Basarnas memutuskan melakukan dua kali perpanjangan masa operasi pencarian, dengan perpanjangan terbaru berlangsung selama dua hari pada 8 hingga 9 Januari 2026.

Keputusan perpanjangan tersebut dilakukan selaras dengan permintaan resmi Duta Besar Spanyol untuk Indonesia melalui surat kepada Basarnas.

Perpanjangan operasi juga diputuskan setelah tim SAR menemukan korban ketiga beserta bangkai kapal di area pencarian.

Dalam operasi lanjutan, tim SAR gabungan mengerahkan 168 personel dari berbagai unsur dengan dukungan 18 alat utama serta peralatan bawah air seperti ROV dan sonar.

Multibeam sonar dari Institut Teknologi Bandung dan Distrik Navigasi Kupang turut digunakan untuk memfokuskan pencarian di perairan sekitar Pulau Padar dan Labuan Bajo.

Basarnas menyampaikan apresiasi kepada Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta atas dukungan dan perhatian yang diberikan selama proses pencarian berlangsung.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
INSTRAN Mengimbau Pemerintah Hendaknya Lebih Pilih Mensubsidi Bus Listrik
• 43 menit lalumedcom.id
thumb
MBG Kembali Digulirkan, Ini Catatan Kritis JPPI Soal Arah Pendidikan
• 5 jam lalusuara.com
thumb
Ilmuwan: 2026 Jadi Tahun Keruntuhan Terumbu Karang di Seluruh Dunia
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
B40 pangkas impor solar dan tekan emisi hingga 38,88 juta ton CO2e
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Kebiasaan di Pagi Hari yang Pantang Dilakukan agar Tetap Awet Muda di Usia 40-an
• 17 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.