Gelombang Dingin Melanda Eropa, Badai Salju Menerjang Prancis dan Belanda, Ratusan Penerbangan Terpaksa Dibatalkan

erabaru.net
1 hari lalu
Cover Berita

Sejak awal pekan ini, gelombang udara dingin menyapu sebagian besar wilayah Eropa. Prancis dan Belanda diguyur salju lebat, menyebabkan transportasi udara, kereta api, dan jalan raya lumpuh total. Ratusan penerbangan terpaksa dibatalkan. Otoritas meteorologi menyatakan bahwa gelombang dingin ini masih akan semakin menguat. 

Dalam beberapa hari ke depan, lebih banyak penerbangan kemungkinan dibatalkan, kereta mengalami keterlambatan, dan sejumlah jalan ditutup. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk sebisa mungkin tetap berada di rumah dan mengurangi aktivitas di luar.

EtIndonesia. Menteri Transportasi Prancis, Philippe Tabarot, pada Selasa (6/1/2026) mengatakan bahwa maskapai penerbangan telah diperintahkan untuk membatalkan setidaknya 40% penerbangan di Bandara Charles de Gaulle Paris pada pagi hari berikutnya, sementara Bandara Orly yang lebih kecil harus membatalkan 25% penerbangan.

Transportasi dalam kota Paris juga terdampak. Puluhan rute bus dibatalkan akibat salju. Pada jam pulang kerja hari Senin, kemacetan di wilayah Paris Raya mencapai 1.020 kilometer, mencetak rekor baru, sementara pada jam sibuk normal biasanya hanya sekitar 300 kilometer.

Tabarot juga memerintahkan pembatasan kecepatan maksimum di jalan-jalan wilayah Île-de-France (sekitar Paris) menjadi 80 kilometer per jam (50 mil per jam). Sebelumnya, salju telah menyebabkan kecelakaan serius di berbagai wilayah Prancis dan menewaskan sedikitnya lima orang.

Di Bandara Schiphol Amsterdam, Belanda, lebih dari 400 penerbangan dibatalkan pada Selasa. Cuaca ekstrem telah membuat salah satu pusat transportasi utama Eropa ini lumpuh selama lima hari berturut-turut. Otoritas bandara mengimbau penumpang yang penerbangannya dibatalkan agar tidak datang ke bandara guna menghindari kepadatan.

 “Setelah penerbangan dibatalkan, baru sekitar pukul tiga atau empat pagi saya menerima pemberitahuan penjadwalan ulang. Penerbangan baru tiga hari kemudian, artinya anak saya akan absen sekolah dan kami juga akan absen kerja. Saya hanya bisa mengantri dan berharap bisa terbang ke kota lain. Inggris memiliki banyak bandara, saya berharap bisa mendapatkan penerbangan yang lebih awal untuk meminimalkan dampak,” ujar seorang penumpang, Sun Simiao. 

Pada Selasa pagi, seluruh layanan kereta api di Belanda sempat berhenti total akibat gangguan sistem TI. Di beberapa wilayah, layanan kereta baru mulai pulih secara bertahap setelah pukul 09.00.

Di Jerman bagian selatan dan timur, suhu pagi hari turun hingga dibawah minus 10 derajat Celcius, dan sebagian besar wilayah negara itu tertutup salju tebal. Inggris juga mengalami cuaca sangat dingin. Di timur laut Inggris, suhu terendah turun hingga minus 10,9 derajat Celcius, sementara di beberapa wilayah Skotlandia utara, ketebalan salju bahkan mencapai 52 sentimeter.

Badan meteorologi memperingatkan bahwa gelombang salju ini belum berakhir. Banyak wilayah di Inggris diperkirakan akan terus mengalami salju dan pembekuan jalan. 

Di Prancis, peringatan salju dan es level “oranye” di sejumlah departemen setidaknya akan berlangsung hingga Selasa pagi (6 Januari), dan tidak menutup kemungkinan akan diperpanjang.

Otoritas Belanda mengimbau masyarakat untuk sebaiknya tetap berada di rumah pada Rabu (7 Januari), karena badai salju baru diperkirakan akan datang pada malam hari. (Hui)

Laporan gabungan oleh reporter New Tang Dynasty Television, Liu Jiajia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mandiri (BMRI) Salurkan KUR Rp40,9 Triliun hingga Desember 2025
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Antisipasi Superflu, Pemkot Surabaya Siagakan Puskesmas | JMP
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Menkeu Purbaya Dukung Diskon Tarif Listrik Korban Bencana Sumatra, Tunggu Surat PLN
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Ridwan Kamil Tetap Penuhi Tanggung Jawab, Segini Besar Nafkah Anak Setelah Cerai dari Atalia Praratya
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Program Kemitraan Maxxi Tani Tekan Biaya Produksi Petani hingga 12 Persen dan Tingkatkan Hasil Panen
• 23 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.