BGN Minta SPPG Variasi Menu, Cegah Harga Telur Naik Jelang Ramadan

kumparan.com
1 hari lalu
Cover Berita

Badan Gizi Nasional (BGN) meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengganti konsumsi telur dengan sumber protein lain, seperti ikan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang mengatakan langkah ini dilakukan agar harga telur tidak melonjak menjelang Ramadan 2026. Dia menyebutkan imbauan serius pernah dilakukan BGN kala menghadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

“Harus ganti dengan ikan, sementara ngalah telurnya. Sudah ada (imbauan) nanti akan ada imbauan lagi, kayak waktu itu Nataru, kita bilang jangan banyak memakai telur supaya yang Natalan bisa Natalan nggak kena harga tinggi,” kata Nanik saat ditemui di SMKN 1 Jakarta, Kamis (8/1).

Menurut dia, diversifikasi pangan adalah kunci untuk menjaga stabilitas harga pangan di pasar. Dia mengeklaim, imbauan diversifikasi pangan khususnya protein pada Nataru telah berhasil membuat harga telur stabil pada masa itu.

“Berhasil loh karena kita pakai daging sapi, jadi kita diversifikasi pangan,” jelasnya.

Mengutip laman Infopanganjakarta Kamis (8/1) telur ayam ras dibanderol Rp 30.705 per kg.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Inalum Cetak Rekor Produksi dan Penjualan Sepanjang 2025
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Soal Pelaporan Pandji, PP Muhammadiyah Menolak Keras Pencantuman Nama Persyarikatan
• 1 jam lalufajar.co.id
thumb
DPRD Surabaya Ungkap Penyebab Penerima Beasiswa Pemuda Tangguh Gagal Bayar UKT
• 2 jam laluberitajatim.com
thumb
Pemkab Balangan Siap Tindaklanjuti Arahan Wapres Gibran Pascabanjir
• 16 jam lalutvrinews.com
thumb
5 Tahun Berlalu, Chromebook Bantuan 2020 Masih Membebani Sekolah
• 22 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.