Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan kepada para atlet peraih medali SEA Games 2025. Seremoni penganugerahan itu berlangsung di Istana Merdeka Jakarta pada Kamis (8/1). Total anggaran yang disalurkan pemerintah untuk bonus prestasi SEA Games tersebut mencapai Rp 465,25 miliar.
Pemerintah menetapkan besaran hadiah berdasarkan jenis medali serta kategori pertandingan, baik perorangan maupun beregu. Atlet peraih medali emas perorangan masing-masing menerima hadiah sebesar Rp 1 miliar. Skema ini berlaku untuk cabang olahraga seperti triathlon, wushu, dan skateboard.
Sedangkan atlet peraih medali emas beregu mendapat hadiah sebesar Rp 500 juta per orang yang diantaranya diberikan kepada atlet dari cabang olahraga dayung dan hoki es.
Pemerintah juga memberikan hadiah kepada atlet peraih medali perak. Atlet yang meraih medali perak perorangan menerima hadiah sebesar Rp 315 juta, sedangkan atlet medali perak beregu memperoleh Rp 220,5 juta per orang, contohnya seperti yang diterima oleh para atlet beregu dari cabang bulu tangkis dan berkuda.
Adapun atlet yang meraih medali perunggu perorangan menerima hadiah sebesar Rp 157 juta, sedangkan atlet medali perunggu beregu memperoleh Rp 110,25 juta. Besaran hadiah medali perunggu beregu antara lain diberikan kepada atlet dari cabang olahraga sepak takraw.
Indonesia mencatatkan hasil positif pada SEA Games 2025 di Thailand dengan meraih 91 medali emas. Hasil tersebut menempatkan Indonesia di posisi kedua atau runner-up klasemen akhir dengan total 333 medali, terdiri atas 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Capaian ini sekaligus melampaui target awal 80 medali emas.
Cabang olahraga atletik menjadi penyumbang emas terbanyak dengan sembilan medali emas, disusul panahan dengan enam emas, wushu dengan lima emas, serta cabang kano, kayak, dan dayung yang juga menyumbang lima medali emas.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, serta kontingen Indonesia yang berlaga pada SEA Games. Ia menilai keberhasilan para atlet juga berkaitan dengan kehormatan dan martabat bangsa.
"Saudara-saudara sekalian, dalam pembangunan sebuah negara, dalam perjuangan kebangkitan sebuah negara, olahraga adalah satu cermin daripada keberhasilan negara tersebut," kata Prabowo saat memberikan sambutan.
Prabowo Minta Atlet MenabungPrabowo turut berpesan agar bonus yang diterima para atlet dimanfaatkan secara bijak sebagai tabungan. Ia berharap para atlet dapat mengelola bonus tersebut dengan baik sebagai bekal kehidupan di masa mendatang.
Ketua Umum Partai Gerindra itu menekankan bahwa pemberian bonus merupakan bentuk penghargaan negara atas pengorbanan para atlet yang telah mengorbankan waktu dan tenaga demi berjuang mengharumkan nama bangsa.
"Kalau pemerintah memberi penghargaan berupa uang, maksudnya itu adalah justru untuk menjadi tabunganmu dalam masa masa yang akan datang," ujar Prabowo. "Dipakai untuk hal-hal yang baik. Jangan dipakai yang tidak positif. Tabung untuk orang tuamu, untuk dirimu."
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Menpora) telah memberikan pembekalan literasi keuangan kepada para atlet dan pelatih. Program ini bertujuan agar bonus yang diterima dapat dikelola secara bijak sebagai bekal masa depan.
Menpora Erick Thohir mengatakan telah mengumpulkan hampir 400 atlet dan pelatih dalam sesi literasi keuangan. Pembekalan tersebut diberikan sejalan dengan pesan presiden bahwa bonus prestasi dapat dimanfaatkan untuk masa depan para atlet.
Erick menyampaikan menyalurkan seluruh bonus prestasi SEA Games secara langsung kepada atlet dan pelatih melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI). "Untuk memastikan transparansi kami dari Kemenpora langsung mentransfer seluruh bonus kepada masing-masing atlet dan pelatih langsung," kata Erick pada forum serupa.



