Masuk dunia kerja buat pertama kali itu rasanya campur aduk, antara excited tapi juga deg-degan. Soalnya, ada banyak hal baru yang harus dipelajari, terutama soal penggunaan laptop dan tools penunjang kerja lainnya.
Skill dasar ini dianggap penting karena hampir semua industri menuntut karyawan yang adaptif dan melek teknologi. Mulai dari ngetik laporan sampai komunikasi tim, semuanya butuh basic tools yang kalau dikuasai bikin kerjaan kamu jauh lebih sat set.
Menurut LinkedIn, menguasai basic digital tools seperti pengolah dokumen bisa meningkatkan produktivitas dan peluang karier kamu, lho. Makanya, sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja, nggak ada salahnya kamu siapin diri dari sekarang, ya.
Biar kamu nggak kaget pas mulai kerja nanti, teman kumparan saranin beberapa tools yang wajib kamu kuasai biar kerjaan lebih lancar. Kira-kira apa saja? Yuk, simak daftarnya di bawah ini.
Basic Tools yang Harus Dikuasai Sebelum Masuk Dunia KerjaInilah daftar aplikasi dan tools penting yang perlu kamu kuasai sebelum menjadi karyawan:
1. Google Workspace (Docs, Sheets, Slides)Kalau ngomongin tools kerja, Google Workspace menjadi hal yang wajib dikuasai karena bisa dipakai untuk berbagai keperluan. Nggak heran kalau teman kumparan Daffa Rizky (24) juga nyaranin buat benar-benar paham Docs, Sheets, dan Slides, karena hampir semua kantor sekarang pakai tools ini.
Docs biasanya dipakai buat nulis dokumen atau laporan, Sheets buat ngolah data dan angka, sedangkan Slides lebih sering dipakai buat presentasi. Nah, dari ketiganya, Daffa paling sering ngandelin Sheets.
“Yang paling sering aku pakai itu Google Sheets. Sheets kepake buat laporan dan tracking kerjaan,” tuturnya.
Enaknya lagi, Google Workspace bisa dipakai gratis. Semua file yang kamu bikin di Docs, Sheets, atau Slides juga bakal otomatis tersimpan di Google Drive. Jadi, nggak perlu takut data hilang atau ribet urusan sinkronisasi antar perangkat.
2. Trello dan AsanaSelain Google Workspace, Daffa juga menyebut beberapa tools yang menurutnya berguna banget buat manajemen proyek, ngatur timeline, dan alur kerja, seperti Trello dan Asana.
Dikutip dari laman resminya, Trello adalah tools manajemen proyek visual yang menggunakan board, list, dan card buat mengatur tugas. Sistemnya mirip papan tempel digital, di mana kamu bisa nulis tugas lalu memindahkannya sesuai progres.
Mirip dengan Trello, Asana juga merupakan platform project management berbasis cloud yang dirancang buat memudahkan kolaborasi tim. Tools ini sangat membantu dalam mengatur tugas, memantau progres kerja, dan mengelola deadline supaya semuanya tetap on track.
2. CanvaKalau kamu sering bikin desain buat media sosial, presentasi, ataupun poster, pasti sudah nggak asing lagi sama Canva. Tools desain grafis ini makin populer karena gampang dipakai, bahkan untuk pemula sekali pun. Hal ini juga dirasakan Putri Ananda (27) yang mengaku sering banget mengandalkan Canva.
Menurutnya, Canva berguna banget biar materi kerja kelihatan lebih menarik. “Canva ngebantu banget buat bikin materi kerja yang visualnya rapi tanpa harus jago desain,” ucapnya.
Tapi, Putri juga mengingatkan kalau menguasai tools aja nggak cukup. Skill komunikasi tetap penting buat menunjang kerja sehari-hari. “Di dunia kerja, hasil kerja nggak cuma soal teknis, tapi juga gimana cara kita nyampein ide dan kerja bareng orang lain,” ujarnya.
Sejalan dengan pesan itu, teman kumparan Aditya juga membagikan beberapa tips komunikasi di lingkungan kerja. Komunikasi yang baik bukan cuma soal sopan santun, tapi juga terlihat dari inisiatif dan usaha lebih yang ditunjukan, misalnya:
Proaktif bertanya kalau instruksi belum jelas, daripada diam lalu salah eksekusi
Memberi update progres atau kendala tanpa harus diminta
Menyampaikan solusi, bukan cuma masalah
Mau membantu rekan kerja meski itu bukan tugas utama, selama masih sesuai kapasitas
Menjaga nada komunikasi tetap profesional, jelas, dan saling menghargai
Segala urusan pribadi dan profesional memang sebaiknya dipisah, termasuk soal komunikasi. Karena itu, Daffa menyarankan buat memahami Slack, platform komunikasi berbasis cloud yang banyak dipakai di lingkungan kerja.
“Slack juga perlu banget dikuasai. Slack bikin komunikasi sama tim lebih cepat dan rapi tanpa harus campur sama chat pribadi,” kata Daffa. Lewat satu aplikasi, kamu bisa kirim pesan, berbagi file, sampai kasih update kerja dengan lebih terstruktur.
Menariknya, Slack punya dua metode obrolan, yaitu channel buat chat grup dan direct message buat pesan pribadi. Tampilan aplikasinya juga nyaman dilihat, jadi pengguna baru pun biasanya nggak butuh waktu lama buat terbiasa.
Nikmati serunya sharing hal-hal seru dengan ribuan teman baru di komunitas teman kumparan. Klik kum.pr/temankumparan



