Presiden Prabowo Subianto berkelakar dirinya merasa berat memikirkan angka bonus kepada para atlet yang berprestasi di Asian Games 2026 mendatang. Pasalnya, angka bonus itu harus lebih besar ketimbang bonus di SEA Games 2025.
Hal itu disampaikan Prabowo saat pemberian bonus secara resmi kepada para atlet peraih medali SEA Games di Istana Negara, Kamis (8/1/2026). Prabowo mengatakan makin tinggi tingkat ajang suatu kompetisi, makin berat pula bagi para atlet.
"Saya kira itu yang ingin saya sampaikan. Terima kasih atas nama negara dan bangsa hormat kami kepada saudara-saudara, latih yang prestasi ke depan kita. Sekarang tantangan kita adalah Asian Games," kata Prabowo.
Prabowo pun berkelakar, tingginya ajang kompetisi tersebut juga berat bagi pemerintah. Dia menyinggung angka bonus yang diberikan harus lebih besar.
"Makin naik, makin berat. Untuk atlet dan juga untuk kami," kata Prabowo disambut tawa hadirin.
"Karena kita sudah dikasih benchmark yang agak berat ini medali emas SEA Games Rp 1 miliar. Bagaimana medali emas Asian Games itu. Hah?" lanjut Prabowo.
Prabowo kemudian menjanjikan angka bonus peraih medali emas itu akan naik. Dia akan membicarakan lebih lanjut hal itu dengan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
"Ya naiklah tapi gak tau naiknya berapa. Saya cek Menkeu," ujarnya.
Diketahui, Presiden menaikkan bonus khusus kepada atlet peraih medali emas di SEA Games menjadi Rp 1 miliar dari semula Rp 500 juta. Pada gelaran SEA Games 2025 di Thailand, Indonesia berhasil meraih hingga 91 medali emas.
(fca/wnv)




