Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Pelita Jaya Jakarta memasang target tinggi pada kompetisi Liga Bolabasket Indonesia (IBL) 2026. Tim asal ibu kota itu bertekad kembali menjadi juara demi menambah koleksi bintang di logo klub menjadi lima.
Saat ini, Pelita Jaya telah mengoleksi empat gelar juara liga basket nasional, masing-masing pada era Kobatama 1990 dan 1991/1992, serta era IBL 2017 dan 2024.
Ambisi meraih gelar kelima kian menguat setelah kegagalan di final IBL 2025, ketika Pelita Jaya harus mengakui keunggulan Dewa United Banten dengan skor 1-2.
Belajar dari hasil tersebut, manajemen Pelita Jaya melakukan perombakan skuad menjelang IBL 2026. Perubahan tidak hanya terjadi pada komposisi pemain, tetapi juga di jajaran pelatih.
Posisi pelatih kepala kini dipercayakan kepada David Singleton, yang juga menangani Timnas Basket Putra Indonesia, menggantikan Justin Tatum.
Di sektor pemain lokal, Pelita Jaya mendatangkan sejumlah nama baru, yakni Andrew William Lensun, Oka Ananta Yogiswara, Putu J. Satria Pande, dan Victory Jacob Emilio Lobbu. Selain itu, dua pemain muda, Candra Irawan dan Russell Nyoo, turut direkrut untuk menambah kedalaman skuad.
Kehadiran pemain-pemain tersebut menggantikan sejumlah pilar musim lalu, seperti Yesaya Saudale, Anthony Beane, Greans Tangkulung, Harits Prasidya, Nick Gosal, dan Abiyyu Ramadhan.
Sementara di barisan pemain asing, Pelita Jaya mempertahankan Jeffree David Withey dan menambah dua pemain baru, Amorie Archibald serta Darious Lee Moten, untuk memperkuat daya saing tim di musim mendatang.
Presiden Pelita Jaya Andiko Purnomo menegaskan seluruh perubahan yang dilakukan bertujuan untuk membawa tim kembali ke jalur juara. Menurutnya, semangat pembaruan menjadi bagian dari identitas klub setiap musim.
“Setiap tahun selalu ada hal baru yang kami lakukan untuk tujuan positif. Kami mengusung semangat Nyalakan Pelitamu karena target kami jelas, yaitu menjadi juara,” ujar Andiko kepada wartawan termasuk tvrinews.com dalam peluncuran tim di Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026.
Ia menambahkan bintang kelima menjadi motivasi utama Pelita Jaya pada IBL 2026.
“Kami sudah empat kali juara nasional. Bintang kelima yang kami kejar. Skuad kami rombak dan kami tingkatkan dengan tujuan akhir meraih gelar juara,” kata Andiko.
Keyakinan serupa juga disampaikan pemain andalan Pelita Jaya Muhammad Arighi Hadran Noor. Ia menilai komposisi tim saat ini lebih segar dan siap bersaing di bawah sistem permainan baru.
“Banyak perubahan di Pelita Jaya dan semuanya positif. Kekurangan musim lalu kami perbaiki, baik dari pemain asing maupun lokal. Tim sekarang lebih segar dengan sistem baru dari Coach Dave. Kami akan tampil berbeda musim ini,” ucap Arighi.
Editor: Redaktur TVRINews





