Kasus Keluarga Tewas di Warakas, Polri Masih Tunggu Hasil Labfor

metrotvnews.com
20 jam lalu
Cover Berita

Polisi belum menyimpulkan penyebab kematian ibu dan dan dua anak di rumah kontarakannya Jalan Warakas 8, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sebab, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan uji toksisitas dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polri.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kombes Reonald Simanjuntak mengatakan, pengujian labfor membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Karena perlu membuktikan kandungan yang ada dalam cairan dan sampel yang diambil dari tubuhnya korban, disesuaikan dengan barang bukti yang ada di tempat kejadian perkara (TKP).

"Jadi kita dari penyelidik tidak mau terkesan terburu-buru, daripada terburu-buru hasilnya nanti salah, lebih bagus kita pelan-pelan tapi teliti dan benar-benar akurat hasilnya," kata Reonald di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 8 Januari 2026.
 

Baca Juga :Autopsi Rampung, Jasad Keluarga Tewas di Warakas Diserahkan ke Keluarga

 
Reonald menyebut paling lama hasil labfor keluar lebih dari dua pekan. Tergantung kesulitan barang bukti yang didapatkan. Sementara terkait dugaan adanya unsur pidana, Reonald belum bisa memastikan.

"Kita tidak bisa menduga-duga, karena kita harus berdasarkan fakta," pungkas Reonald.

Sebelumnya, tiga dari empat anggota keluarga ditemukan tewas dalam kondisi tidak wajar pada Jumat, 2 Januari 2026, pagi. Penyebab kematian diduga kuat keracunan makanan.

Ketiga penghuni rumah yang meninggal dunia yakni Siti Solihah, 50, Afiah Al Adilah Jamaludin, 27, dan Adnan al Abrar Jamaludin 13. Sementara korban kritis bernama Abdullah Syauqi Jamaludin, 22.

Tim Inafis Polres Metro Jakarta Utara langsung olah TKP. Sementara korban kritis langsung dilarikan ke RSUD Koja. Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa puluhan saksi, termasuk anak korban Abdullag Syauqi Jamaludin.

Selain itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa beberapa bungkus makanan di minuman. Polisi mendalami dugaan paparan sianida, karena adanya ruam merah pada tubuh ketiga jenazah. Ketiga jenazah sudah dimakamkan di TPU Rorotan pada Sabtu, 3 Januari 2026.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Anggota DPR Ingatkan Sekolah Aktif Daftarkan Siswa Berprestasi di SNBP 2026, Jangan Sampai Hak Terlewat
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Adik Jadi Tersangka Korupsi Haji, Sikap Gus Yahya: Saya Tak Akan Intervensi
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Gaji PPPK Kementerian HAM 2026 Berapa? Pendaftaran Masih Dibuka hingga 23 Januari 2026
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Perang Harga EV China Tak Terbendung, Produsen Obok-obok Harga di Awal 2026
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji, Gus Yaqut Pastikan Bakal Kooperatif
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.