JAKARTA, KOMPAS.TV - Komika Pandji Pragiwaksono akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik setelah melakukan kekeliruan dalam menyebut institusi hukum saat membawakan materi di special show Mens Rea.
Kesalahan itu terjadi ketika Pandji menyebut Kejaksaan Agung, padahal konteks yang ia bahas seharusnya merujuk pada Mahkamah Agung (MA).
Kesalahan tersebut muncul saat Pandji menyinggung kasus korupsi besar yang menyeret Zarof Ricar, mantan pejabat Mahkamah Agung, dalam salah satu segmen materi stand-up-nya.
Melalui unggahan di platform X, Pandji secara terbuka mengakui kesalahan penyebutan tersebut dan menyampaikan permintaan maaf kepada publik.
Baca Juga: Alasan Pelapor Polisikan Komika Pandji Pragiwaksono Perkara Mens Rea | KOMPAS PETANG
"Maaf maaf gue salah sebut di panggung," tulis Pandji, dikutip Kamis (8/1/2026).
Pengakuan ini muncul setelah potongan materi Mens Rea ramai dibahas dan dikoreksi warganet di media sosial.
Materi Kasus Zarof Ricar Jadi Pemicu Viral
Dalam salah satu materi Mens Rea, Pandji membahas kasus Zarof Ricar yang disebut menimbun uang hingga Rp1 triliun di kediamannya.
Potongan materi itu viral setelah mendapat koreksi dari akun @heraloebss, yang menyoroti kekeliruan penyebutan lembaga hukum.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- Pandji Pragiwaksono
- Mens Rea
- Stand Up Comedy
- Kontroversi Komedi
- Netflix Indonesia
- Mahkamah Agung


:strip_icc()/kly-media-production/medias/4044199/original/058451700_1654513182-20220606_Konpers_Piala_Presiden_2022_27.jpg)


