Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi 4 Meter Ancam Perairan Jawa Tengah Jumat 9 Januari

mediaindonesia.com
23 jam lalu
Cover Berita

CUACA ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir merata di Jawa Tengah Jumat (9/1), waspadai bencana hidrometeorologi dan juga gelombang tinggi capai 4 meter di perairan Jawa Tengah berisiko terhadap aktivitas pelayaran.

Sejak pagi cuaca berawan dan hujan ringan-sedang sudah mulai mengguyur sejumlah daerah di Jawa Tengah bagian timur, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan meningkat dan bahkan hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi merata di Jawa Tengah.

Meskipun air laut pasang (rob) menurun dibandingkan sebelumnya, namun gelombang tinggi di perairan selatan mencapai 2,5-4 meter dan di perairan utara Jawa Tengah 1,25-2,5 meter berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun kapal penumpang dan barang.

"Waspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung, sebagai dampak dari cuaca ekstrem merata di Jawa Tengah," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Farita Rachmawati Jumat (9/1).

Cuaca ekstrem berpotensi merata di 36 daerah Jawa Tengah, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara dan Demak.

Menurut Farita Rachmawati cuaca ekstrem juga berpotensi terjadi di Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Magelang, Surakarta, Salatiga, Semarang, Pekalongan, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa. "Namun Brebes dan Tegal diguyur hujan ringan-sedang," imbuhnya.

Berdasarkan pengamatan citra satelit cuaca, lanjut Farita Rachmawati, angin berhembus dari barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen.

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Sediyanto mengungkapkan selain potensi cuaca ekstrem di darat, gelombang tinggi disertai hujan dan badai juga berlangsung di perairan Jawa Tengah, bahkan di perairan selatan ketinggian mencapai 2,5-4 meter dan seluruh kawasan di perairan utara 1,25-2,5 meter.

"Kondisi ini cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran l, sehingga diminta warga beraktivitas di laut dan pesisir pantai untuk waspada gelombang tinggi yang disertai hujan badai tersebut," ujar Sediyanto. (H-2)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
5.225 Orang Setor Minyak Jelantah untuk Avtur Pertamina, Terkumpul 154.408 Liter
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Warga & Relawan Jatuh ke Sungai Akibat Jembatan Penyeberangan di Aceh Putus | KOMPAS MALAM
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Adly Fairuz Diduga Gunakan Jabatan Jenderal Demi Yakinkan Korban Penipuan Penerimaan Akpol
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Tak Hanya Yaqut, KPK Tetapkan Gus Alex Tersangka Kuota Haji
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BNPB: Mayoritas Daerah di Sumatera Sudah Beralih ke Transisi Darurat
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.