Summarecon (SMRA) Setor Modal Rp30,3 Miliar ke Lima Anak Usaha

wartaekonomi.co.id
18 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) melaporkan adanya transaksi afiliasi senilai total Rp30,3 miliar berupa penambahan modal yang dilakukan Perseroan maupun perusahaan terkendali kepada sesama entitas anak. Laporan tersebut disampaikan sejalan dengan ketentuan regulator pasar modal.

“Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42 (POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (POJK 42/2020), PT Summarecon Agung Tbk., berkedudukan di Kota Jakarta Timur dengan ini melaporkan transaksi afiliasi berupa penambahan modal oleh Perseroan atau perusahaan terkendali Perseroan pada perusahaan terkendali Perseroan lainnya,” kata Corporate Secretary SMRA, Lydia Tjio.

Dalam transaksi tersebut, PT Mahkota Pertama Perdana melakukan penambahan penyertaan modal kepada PT Bandung Tatanan Kota dengan nilai Rp6.505.000.000. Selanjutnya, PT Mahkota Intan Cemerlang menambah penyertaan modal ke PT Banyumas Eka Mandiri sebesar Rp20.515.000.000.

Baca Juga: Summarecon Bekasi Perkenalkan Klaster Soultan Island, Penjualan Tembus Rp260 Miliar

Selain itu, PT Sinergi Mutiara Cemerlang juga menyuntikkan modal ke PT Makassar Tatanan Kota senilai Rp2.106.000.000. Sementara PT Serpong Cipta Kreasi menambah modal kepada PT Permata Cahaya Cemerlang sebesar Rp611.000.000 yang kemudian dilanjutkan dengan penambahan penyertaan modal dari PT Permata Cahaya Cemerlang ke PT Surya Intan Properti dengan nilai yang sama, yakni Rp611.000.000.

Lydia menambahkan, perubahan Anggaran Dasar terkait transaksi tersebut telah memperoleh persetujuan. “Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar yaitu pada tanggal 06 Januari 2026,” tandasnya.

Baca Juga: Danantara Bakal Guyur Modal Kerja, Indofarma Ungkap Telah Setorkan Rencana Kerja

Sebagai informasi, PT Summarecon Agung Tbk didirikan pada tahun 1975 oleh Soetjipto Nagaria bersama rekan-rekannya dengan fokus pada konstruksi dan pengembangan real estat. Berawal dari pengembangan lahan rawa seluas 10 hektar di kawasan Kelapa Gading, perusahaan berhasil mengubah wilayah tersebut menjadi salah satu kawasan hunian dan komersial paling berkembang di Jakarta.

Dengan kombinasi keahlian, kekuatan eksekusi, sumber daya manusia yang berdedikasi, serta komitmen tinggi terhadap pelanggan dan mitra, Summarecon dikenal memiliki reputasi andal dalam menggarap proyek properti. Hingga kini, portofolio pengembangannya tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Bandung, Karawang, Makassar, Bogor, Crown Gading, hingga Tangerang.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Apakah Ada BSU 2026? Kemnaker Wanti-wanti Waspada Penipuan
• 10 jam laludetik.com
thumb
Pemilik Akun Medsos yang Dipolisikan Siap Hadapi Demokrat
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak
• 7 jam lalusuara.com
thumb
Kilas Balik Laga Perdana Persija vs Persib, Ternyata Begini Awal Mula El Clasico Indonesia
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Profil Yaqut Cholil Qoumas: Tersangka Korupsi Kuota Haji & Harta Kekayaannya
• 7 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.