Menhaj: Tower Pertama Kampung Haji Indonesia Siap 2028

tvrinews.com
16 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nisa Alfiani

TVRINews, Jakarta

Pemerintah Indonesia resmi memulai pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi, sebuah kawasan khusus untuk menampung jemaah haji Indonesia. Proyek ini menandai sejarah baru karena pemerintah Indonesia untuk pertama kalinya memiliki hotel dan lahan di Kota Suci Makkah.

Menteri Haji dan Umrah Mohammad Irfan Yusuf menyatakan sebagian tower di kawasan tersebut ditargetkan dapat digunakan paling lambat pada penyelenggaraan haji 2028. “Tahun ini belum bisa, tapi paling lambat 2028 beberapa tower sudah siap melayani jemaah,” ujar Menhaj dalam keterangan yang dikutip, Jumat (9/1/2026).

Seluruh pembangunan berada di bawah pengelolaan Danantara Indonesia, sementara Kementerian Haji dan Umrah akan berperan sebagai pengguna fasilitas. Menhaj menegaskan bahwa pembiayaan proyek tidak menjadi kendala karena sepenuhnya ditanggung Danantara, dan pemerintah Arab Saudi menyambut positif rencana ini.

Langkah konkret pertama terlihat dari kepemilikan hotel Indonesia di Makkah setelah berhasil memenangkan proses bidding internasional. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut pencapaian ini sebagai tonggak diplomasi penting yang membuka peluang bagi Indonesia untuk memiliki aset di Arab Saudi.

“Ini pertama kalinya pemerintah Arab Saudi mengizinkan negara asing memiliki aset di wilayah mereka. Sebuah kado besar bagi Indonesia dan umat Islam,” ujar Prasetyo Hadi, Selasa (6/1/2026).

Proyek Kampung Haji Indonesia akan mencakup 13 tower hotel baru beserta pusat perbelanjaan, dengan nilai investasi mencapai US$800 juta atau sekitar Rp13,34 triliun. Saat ini, Indonesia telah membeli Novotel Makkah Thakher City beserta lahan seluas lima hektare untuk pengembangan hotel dan pusat belanja.

Novotel Makkah Thakher City saat ini memiliki 3 tower dengan 1.461 kamar, mampu menampung 4.383 jemaah. Dengan tambahan 13 tower baru, kapasitas diproyeksikan meningkat menjadi 6.025 kamar yang dapat menampung sekitar 23 ribu jemaah haji Indonesia.

CEO Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan proyek ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menyediakan fasilitas haji yang modern dan nyaman, sekaligus menunjukkan kemampuan diplomasi dan investasi Indonesia di Arab Saudi.

“Fokus kami adalah memastikan jemaah haji Indonesia mendapat pelayanan terbaik dan Kawasan Kampung Haji Indonesia dapat beroperasi tepat waktu,” kata Rosan.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
City Menangkan Perburuan Semenyo
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Di Balik Penangkapan Maduro: Strategi Amankan Minyak demi Menjaga Petrodollar
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah Aceh Tengah Perpanjang Status Tanggap Darurat, 26 Kampung Masih Terisolasi Akibat Bencana
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Trump: Iran Dalam Masalah Besar
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Kasus Kematian Diplomat Dihentikan, Keluarga Arya Daru Tempuh Langkah Hukum dan Siap Buka 'Aib'
• 15 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.