Tawuran Kelompok Pemuda di Depok, Satu Orang Tewas

kompas.com
19 jam lalu
Cover Berita

DEPOK, KOMPAS.com - Dua kelompok pemuda tawuran di alan Gede, Sukmajaya, Kota Depok, Rabu (7/1/2026) dini hari.

Tawuran ini mengakibatkan pemuda berinisial RA (25) tewas dan satu korban mengalami luka-luka. 

Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Made Gede Oka mengatakan, tawuran ini dipicu karena saling ejek di media sosial sebelum mereka akhirnya menentukan waktu janjian.

"Ada sekelompok orang yang memang melakukan ataupun melaksanakan tawuran di wilayah Sukmajaya dengan modus yaitu janjian lewat media sosial Instagram," kata Made Gede Oka kepada wartawan, Jumat (9/1/2026).

Baca juga: 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Otista Jakarta Timur

Setelah kedua kelompok bentrok, korban kena luka bacok di punggung dan dada. Sejauh ini, jumlah korban tawuran mencapai dua orang.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Tawuran, korban tewas, tawuran depok, korban tewas, pelaku tawuran, saling ejek medsos&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wOS8xNDA5MzY5MS90YXd1cmFuLWtlbG9tcG9rLXBlbXVkYS1kaS1kZXBvay1zYXR1LW9yYW5nLXRld2Fz&q=Tawuran Kelompok Pemuda di Depok, Satu Orang Tewas§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

"Satu orang korban meninggal dunia, satu orang korban luka-luka," ujar Made.

Saat ini, polisi sudah mengamankan tujuh pelaku yang terlibat tawuran dan pembacokan.

Para pelaku berasal dari kelompok korban dan lawan.

Baca juga: Terungkapnya Pramugari Gadungan, Seragam Palsu demi Tutupi Malu ke Orangtua

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Tak hanya itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa celurit dan pedang yang diduga telah dipersiapkan pelaku sebelum ke TKP.

"Kami belum cek pasti untuk visumnya tapi lukanya cukup parah yang meninggal dunia. Ada luka satu tembus dari punggung," jelas Made.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hasto soal Rakernas PDIP 10-12 Januari: PDIP Partai Penyeimbang
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka, Sekuriti Rumah Siaga dan Akses Dijaga Ketat
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Inter Milan dan Juventus Saling Sikut, Siap Bakar Uang demi Datangkan Permata Kuda Hitam Serie A Musim Panas Nanti
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
• 13 jam lalusuara.com
thumb
Kasus Kuota Haji, KPK Terima Pengembalian Uang Rp 100 Miliar dari PIHK
• 15 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.