Martina Ayu menjadi atlet peraih bonus terbesar di antara atlet lain dalam kontingen Indonesia untuk SEA Games 2025 Thailand. Membawa pulang 7 medali, atlet cabor atletik itu mendapatkan bonus total Rp 3,4 miliar.
Rinciannya, Martina Ayu meraih lima medali emas dan dua medali perak. Salah satu medali emas didapatkannya dari nomor perorangan dan empat sisanya dari nomor beregu.
Pemerintah RI memberikan bonus sebesar Rp 1 miliar kepada peraih medali emas nomor perorangan. Sementara untuk nomor beregu, pemerintah beri bonus Rp 500 juta per orang. Jadi, dari medali emas yang didapatkan, Martina Ayu mengantongi Rp 3 miliar. Itu ditambah dengan bonusnya dari raihan dua medali perak.
Martina Ayu merasa puas dengan prestasinya di SEA Games. Sebab, jerih payahnya selama ini seperti terbayar tuntas. Ayu akan memakai uang bonus sebesar Rp 3,4 miliar untuk investasinya di masa depan dan untuk membantu kedua orang tuanya.
"Untuk struggling-nya saya harus latihan siang-siang. Harus tetap latihan, gak peduli itu cuaca hujan atau panas, kita tetap harus latihan. Kita harus jauh dari keluarga, banyak pengorbanan yang harus dilalui," kata Ayu saat ditemui pewarta di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1).
"Untuk bonusnya nanti tentunya untuk investasi masa depan, untuk menunjang prestasi yang lebih tinggi lagi. Juga untuk membantu kedua orang tua saya yang ada di rumah," tambahnya.
Untuk SEA Games kali ini, Pemerintah RI menganggarkan dana mencapai Rp 465 miliar untuk bonus SEA Games 2025 Thailand. Rincian bonusnya adalah sebagai berikut:
Medali emas perorangan: Rp 1.000.000.0000
Medali emas beregu: Rp 500.000.000 per orang
Medali perak perak perorangan: Rp 315.000.000
Medali perak beregu: Rp 220.500.000 per orang
Medali perunggu perorangan: Rp 157.000.000
Medali perunggu beregu: Rp 110.250.000 per orang





