Harga Minyak Sawit (CPO) Naik Tiga Hari Beruntun

idxchannel.com
15 jam lalu
Cover Berita

Harga minyak sawit mentah (CPO) naik tiga hari berturut-turut pada Jumat (9/1/2026).

Harga Minyak Sawit (CPO) Naik Tiga Hari Beruntun. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Harga minyak sawit mentah (CPO) naik tiga hari berturut-turut pada Jumat (9/1/2026).

Menurut data pasar, pukul 15.56 WIB, kontrak berjangka (futures) CPO di Bursa Malaysia Derivatives meningkat 0,72 persen ke 4.071 ringgit Malaysia per ton.

Baca Juga:
Perluas Inklusi Keuangan, BNI (BBNI) Hadirkan Agen46 hingga Pelosok Kota Bima

Kenaikan ini didukung oleh pelemahan nilai tukar ringgit, menguatnya pasar minyak nabati pesaing di Dalian dan Chicago, serta meningkatnya ekspektasi permintaan menjelang Tahun Baru Imlek dan Ramadan pada Februari mendatang.

“Minyak sawit berpeluang kembali menguji level tertinggi pada 30 Desember di MYR4.102 per ton, seiring terbentuknya gelombang c,” kata analis teknikal Reuters Wang Tao.

Baca Juga:
MNC Energy (IATA) Targetkan Seluruh Tambang Batu Bara Raih Proper Biru pada 2026

Mengutip Trading Economics, para pejabat Indonesia memberi sinyal kemungkinan kenaikan pungutan ekspor minyak sawit guna mendanai program mandatori biodiesel.

Langkah ini berpotensi membatasi ketersediaan ekspor dari produsen minyak sawit terbesar dunia tersebut.

Baca Juga:
INCO Habiskan Biaya Eksplorasi Rp28 Miliar di Morowali hingga Luwu Timur 

Sementara itu di China, sebagai pembeli utama, harga konsumen kembali meningkat dan tekanan deflasi harga produsen mulai mereda. Kondisi ini memperkuat sinyal bahwa berbagai langkah stimulus mulai mendorong permintaan.

Meski demikian, penguatan harga minyak sawit tertahan oleh sikap hati-hati pelaku pasar menjelang rilis data Desember dari regulator industri Malaysia yang dijadwalkan pada Senin.

Persediaan minyak sawit diperkirakan mencapai level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Di sisi lain, impor minyak sawit di India, pembeli terbesar lainnya, turun ke level terendah dalam delapan bulan pada Desember, dipengaruhi oleh melemahnya konsumsi selama musim dingin serta meningkatnya substitusi ke minyak nabati pesaing.

Pada saat yang sama, harga minyak mentah naik untuk hari kedua berturut-turut pada Jumat dan berada di jalur kenaikan mingguan ketiga.

Penguatan ini dipicu oleh ketidakpastian pasokan dari Venezuela serta meningkatnya keresahan di Iran yang menambah kekhawatiran terhadap produksi.

Kenaikan harga minyak mentah tersebut membuat minyak sawit semakin menarik sebagai bahan baku biodiesel. (Aldo Fernando)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pencarian Dinyatakan Berakhir, 1 Anak Pelatih Valencia Tak Ditemukan
• 8 jam laludetik.com
thumb
BNPB Catat Status Bencana di Sumatera Mulai Beralih ke Transisi Darurat
• 28 menit lalurctiplus.com
thumb
Saat Ringkasan AI Google Keliru soal Tahun 2026
• 18 jam lalukompas.id
thumb
Pemerintah Aceh Tengah Perpanjang Status Tanggap Darurat, 26 Kampung Masih Terisolasi Akibat Bencana
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Demi Buang Sampah, Tangsel Bayar Rp90 Juta per Hari
• 28 menit lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.