Venezuela Lepas Tahanan Politik, Mantan Capres Lawan Maduro Ikut Bebas

kumparan.com
14 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Venezuela mulai membebaskan sejumlah besar tahanan politik, termasuk mantan calon presiden oposisi Enrique Marquez. Langkah ini dinilai sebagai konsesi Venezuela ke Amerika Serikat (AS) usai penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

Pembebasan ini menjadi yang pertama sejak Delcy Rodriguez mengambil alih pemerintahan dengan dukungan Presiden AS Donald Trump, yang menyatakan bersedia membiarkan Rodriguez memimpin selama AS mendapat akses ke minyak Venezuela.

“Semuanya sudah berakhir sekarang,” kata Marquez dalam sebuah video bersama istrinya dan aktivis oposisi lain yang juga dibebaskan, Biagio Pilieri, dilansir AFP, Jumat (9/1).

Juru Bicara Gedung Putih, Anna Kelly, menyebut langkah tersebut sebagai hasil strategi tekanan dari AS.

“Ini adalah salah satu contoh bagaimana presiden menggunakan tekanan maksimum untuk melakukan hal yang benar bagi rakyat Amerika dan Venezuela,” ujar Kelly.

Presiden Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez mengatakan pemerintah membebaskan sejumlah besar warga Venezuela dan warga negara asing, demi hidup berdampingan secara damai. Namun, ia tidak merinci jumlah maupun identitas para tahanan.

Langkah ini disambut pemimpin oposisi Maria Corina Machado, yang menilai keadilan pada akhirnya akan terwujud.

“Ketidakadilan tidak akan bertahan selamanya, dan kebenaran, meskipun terluka, pada akhirnya akan menemukan jalannya,” kata Machado.

Di sisi lain, Trump kembali menegaskan tekanannya terhadap Venezuela, termasuk melalui isu keamanan dan minyak. Ia mengumumkan rencana penjualan 30–50 juta barel minyak mentah Venezuela oleh AS, dengan hasilnya digunakan Caracas untuk membeli produk buatan Amerika.

Sementara itu, Delcy Rodriguez menepis anggapan negaranya tunduk pada AS.

“Kami tidak tunduk dan tidak dijajah. Tidak ada yang menyerah. Ada perlawanan demi tanah air,” ujarnya.

LSM Hak Asasi Manusia Venezuela, Foro Penal memperkirakan lebih dari 800 tahanan politik masih berada di penjara Venezuela. Di Caracas, keluarga tahanan terlihat berkumpul di depan pusat penahanan El Helicoide, berharap pembebasan akan berlanjut.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Komisi I DPRD Komitmen Dorong Peningkatan Kualitas Layanan Publik dan Perkuat Pengawasan di 2026
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Cara Menyebrangi Jembatan Kayu
• 19 jam laluerabaru.net
thumb
Bansos BPNT Cair Bulan Ini! Berikut Informasi Lengkapnya
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hidupkan budaya Sunda lewat Pasanggiri Jaipong
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Rights Issue Beres, PANI Siap Genjot Bisnis di 2026
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.