Saham BBRM Masuk Papan FCA, IRSX hingga CARE Keluar

idxchannel.com
16 jam lalu
Cover Berita

BEI mengeluarkan empat saham dari papan pemantauan khusus, yakni AYLS, CARE, IRSX, dan ROCK.

BEI mengeluarkan empat saham dari papan pemantauan khusus, yakni AYLS, CARE, IRSX, dan ROCK. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan empat saham dari papan pemantauan khusus. Saham-saham tersebut yakni PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS), PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE), PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX), dan PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK).

Dengan kembali ke papan pengembangan papan tersebut, keempat saham tersebut dapat kembali diperjualbelikan secara reguler alias tidak dengan skema full-call auction (FCA).

Baca Juga:
FOLK hingga SOTS Keluar dari Papan FCA Mulai Besok

"Perubahan ini mulai efektif pada tanggal 12 Januari 2026," kata Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar dalam pengumuman, Jumat (9/1/2026).

Keempat saham tersebut sebelumnya dipindahkan ke papan FCA karena kriteria 10. Sesuai aturan BEI, saham terkena suspensi selama lebih dari satu hari akibat aktivitas perdagangan akan ditempatkan ke dalam papan pemantauan khusus.

Baca Juga:
Saham RLCO ARA 16 Kali Berturut-turut, Besok Keluar dari Papan FCA

Keempat saham tersebut mencatat perubahan harga yang signifikan. Saham IRSX misalnya, mencatat kenaikan lebih dari 1.500 persen sepanjang 2025 ke level Rp675, imbas serangkaian aksi korporasi.

Selain keempat saham tersebut, BEI juga memasukkan saham PT Pelayaran National Bina Buana Raya Tbk (BBRM) ke dalam papan pemantauan khusus pekan depan. Saham BBRM melesat lebih dari 100 persen dalam sebulan terakhir sehingga terkena suspensi yang berujung pada pemindahan ke papan FCA.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Progres Taman Bendera Pusaka Jaksel yang Diresmikan Bulan Depan, Ada Skybridge
• 9 jam laludetik.com
thumb
Mundur dari UNFCCC, AS Terancam Derita Kerugian Ekonomi dan Iklim, Peringatan dari Sekjen PBB
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Produksi Batu Bara di 2026 Dipangkas, Ini Trennya dalam 10 Tahun Terakhir
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
Airlangga Menko Ekonomi Sebut Defisit 2,92 Persen APBN Tak Ganggu Investor
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Menkes Targetkan Pemulihan Layanan Kesehatan Pascabencana Sumatra Rampung Akhir Maret
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.