GenPI.co - Anggota Komisi IV DPR Daniel Johan meminta Bulog turun tangan, menyikapi harga gabah di tingkat petani di Kalimantan Barat, yang di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP).
Berdasar informasi, harga gabah tingkat petani di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, sebesar Rp 5.700 per kilogram.
Sementara itu, untuk HPP yang berlaku, harga gabah tingkat petani sebesar Rp 6.500 per kilogram.
“Petani sudah memproduksi. Tentu, negara harus segera hadir memastikan harga gabah sesuai dengan HPP,” katanya dikutip dari Antara, Sabtu (10/1).
Politikus PKB itu mengungkapkan para petani sangat berharap, langkah cepat Bulog dalam menyerap hasil produksi.
“Kalau Bulog belum ada penugasan penyerapan, satgas pangan harus turun tangan. Pastikan pembeli gabah sesuai HPP, agar petani tidak rugi,” tuturnya.
Daniel juga meminta bapanas secepatnya memberi penugasan dan menggelontorkan anggaran untuk Bulog menyerap gabah petani.
Dia menyebut dalam Inpres Nomor 6 Tahun 2025 telah menetapkan JPP untuk gabah kering tingkat petani, sebesar Rp 6.500 per kilogram
Daniel mengatakan melalui adanya penugasan penyerapan, akan membantu keberlangsungan produktivitas petani.
“Banyak daerah yang saat ini sudah panen. Jangan sampat terlambat dan berlarut. Sebab, bisa merugikan petani,” ucapnya. (ant)
Simak video pilihan redaksi berikut ini:




