SLEMAN, KOMPAS.TV - Kemenangan tipis 2-1 PSS Sleman atas PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (10/1/2026) sore, memastikan Super Elja bertahan kokoh di peringkat kedua klasemen sementara Pegadaian Championship 2025/2026 dengan koleksi 33 poin.
Sebaliknya, hasil minor menahan PSIS di posisi kesembilan dengan raihan delapan poin, situasi yang kian menyulitkan bagi Laskar Mahesa Jenar.
Tiga poin Super Elja ditentukan oleh gol cepat Junior Haqi dan penyelesaian Gustavo Tocantins di babak kedua, yang hanya mampu dibalas satu gol oleh Beto Goncalvez.
PSS langsung tancap gas sejak awal laga. Baru berjalan empat menit, tuan rumah sudah memimpin lewat sontekan Junior Haqi yang memanfaatkan umpan matang Gustavo Tocantins.
Baca Juga: Insiden Tendangan Pemain di Sepak Bola, PSSI Buka Suara soal Sanksi
Gol ini memaksa PSIS berada di bawah tekanan sepanjang babak pertama. PSS terus mendominasi lewat serangkaian peluang Tocantins di menit ke-8, 12, dan 19. Namun skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, PSIS sempat menghidupkan asa. Pada menit ke-49, striker veteran Beto Goncalvez berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Namun, momentum tim tamu tak bertahan lama.
Menit ke-61 menjadi petaka bagi PSIS. Berawal dari pergerakan Ichsan Pratama yang umpan kuncinya berhasil dikonversi menjadi gol oleh Tocantins, sekaligus mengembalikan keunggulan PSS menjadi 2-1.
Di sisa waktu, PSIS yang berusaha keras mengejar ketertinggalan justru membuang banyak peluang.
Esteban Vizcarra tercatat beberapa kali mendapatkan kesempatan emas di menit ke-81 dan 87. Namun penyelesaian akhirnya masih belum membuahkan gol karena bola melambung di atas mistar.
Penulis : Danang Suryo Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- pss sleman
- psis semarang
- junior haqi
- gustavo tocantins
- hasil liga indonesia
- PSS vs PSIS




