Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar

suara.com
10 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Kebakaran hebat terjadi di kawasan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu pagi, 1 Desember 2025.
  • Insiden tersebut menghanguskan 14 rumah tinggal dan satu bangunan konveksi, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp1,7 miliar.
  • Kebakaran yang berlangsung hampir lima jam diduga kuat disebabkan oleh masalah kelistrikan atau korsleting di salah satu rumah.

Suara.com - Suasana subuh yang tenang di kawasan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, berubah menjadi mencekam saat si jago merah mengamuk pada Minggu (1/12/2025) pagi.

Sebanyak 14 rumah tinggal dan satu bangunan konveksi di Jalan Duri Bangkit, RT 08/RW 09, Tambora, ludes dilalap api, meninggalkan kerugian materi yang sangat besar.

Api kabakaran yang berkobar hebat dengan cepat melahap bangunan di pemukiman padat penduduk tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengonfirmasi total kerugian akibat insiden ini ditaksir mencapai angka miliaran rupiah.

"Total kerugian ditaksir mencapai Rp1,7 miliar," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji di Jakarta, Minggu (11/1/2026).

Peristiwa nahas ini bermula sekitar pukul 04.24 WIB. Teriakan "kebakaran!" memecah keheningan, membangunkan warga dari lelapnya tidur. Dalam kepanikan, warga sekitar secara spontan bahu-membahu mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya, berharap dapat mencegah api menjalar lebih luas.

Namun, upaya heroik warga tak sebanding dengan amukan api yang semakin menjadi-jadi. Api dilaporkan sudah berkobar besar di lantai dua salah satu rumah warga, membuat situasi semakin sulit dikendalikan.

Sadar akan bahaya yang mengancam, warga segera menghubungi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat untuk meminta bantuan profesional.

Tim pemadam kebakaran bersama unsur terkait langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Proses pemadaman berlangsung dramatis dan memakan waktu hampir lima jam. Petugas harus berjibaku di tengah gang-gang sempit dan konstruksi bangunan yang padat untuk menjinakkan api.

Baca Juga: Rumah Bedeng di Tanjung Duren Terbakar, 13 Unit Damkar Dikerahkan

"Api baru padam sepenuhnya sekira pukul 09.03 WIB setelah melalui proses pemadaman dan pendinginan," katanya sebagaimana dilansir Antara.

Di tengah kerugian materi yang besar, ada kabar melegakan yang disampaikan oleh Isnawa Adji.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden kebakaran hebat tersebut. Seluruh warga yang terdampak berhasil menyelamatkan diri.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Warga terdampak sementara diungsikan ke Mushalla Nurul Yaqin dan telah dilakukan pendataan serta koordinasi lintas instansi," katanya.

Berdasarkan hasil asesmen awal yang dilakukan oleh petugas di lapangan, penyebab kebakaran ini diduga kuat berasal dari masalah kelistrikan.

Arus pendek atau korsleting listrik di salah satu rumah warga menjadi pemicu awal munculnya api yang kemudian merambat dengan cepat ke bangunan lainnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jadwal Salat Kota Surabaya 11 Januari 2026
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KPK Ungkap Modus Suap Pajak dalam OTT di KPP Madya Jakut Lewat Kontrak Fiktif
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
OTT Perdana KPK di 2026: Dugaan Suap Jerat Pejabat Pajak
• 17 jam laludetik.com
thumb
Didesak Bubarkan Ormas, Wali Kota Surabaya: Tunggu Bukti Pelanggaran Berat dari Polisi
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Korban Tidak Melapor, Polisi di Makassar Tetap Buru ‘Geng Motor’ Pelaku Pembusuran
• 4 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.