Probolinggo, tvOnenews.com – Proyek penataan kawasan Alun-alun Kota Probolinggo yang digadang-gadang menjadi wajah baru kota justru menjadi tempat genangan air. Parahnya, genangan air tidak hanya sementara tetapi mengendap cukup lama hingga menyerupai kolam. Air menggenangi badan jalan dan area publik di sekitar alun-alun hingga dimanfaatkan anak-anak untuk berenang.
Andis salah satu warga mengatakan genangan tersebut terjadi di kawasan yang baru saja ditata dengan anggaran tidak sedikit dari APBD. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar terkait kualitas pekerjaan serta pengawasan proyek oleh pihak terkait.
"Kalau hujan sebentar saja sudah tergenang, ini jelas ada yang salah. Drainasenya baru tapi fungsinya seperti tidak ada,” katanya, Sabtu (10/1).
Masyarakat menilai Pemkot Probolinggo tidak cukup hanya membangun secara fisik tetapi juga harus memastikan fungsi dan keselamatan publik. Genangan air di ruang terbuka hijau dan jalan utama dinilai sebagai bentuk pemborosan anggaran sekaligus potensi bahaya yang diabaikan.
“Ini ruang publik, pusat kota. Kalau sampai anak-anak sakit atau terjadi kecelakaan, siapa yang bertanggung jawab? Jangan sampai proyek mahal tapi manfaatnya nol,” tambah Andis.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Probolinggo Setyo Rini Sayekti menyampaikan jika saat ini curah hujan sangat tinggi dan bersamaan air laut pasang sehingga terjadi genangan air.
"Kami akan evaluasi sistem drainase yang dipasang dan saat ini masih dalam masa pemeliharaan. Takutnya masih ada material yang tertinggal di gorong - gorong," terangnya. (msn/ias)


