Jakarta, IDN Times - Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, mengawali kunjungan kerja di Turki pada Jumat (9/1/2026) dengan melakukan menyambangi kompleks industri pertahanan ASELSAN di Ankara. Purnawirawan jenderal TNI Angkatan Darat (AD) itu sempat melihat berbagai produk buatan ASELSAN seperti pesawat nirawak, kapal perang, radar, torpedo, hingga mock up jet tempur KAAN.
Di dalam video yang beredar di media sosial, Sjafrie turut didampingi Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo Budi Revita, dan Menhan Turki, Yasar Guler. Delegasi kedua negara pun sempat melakukan pertemuan tertutup di ASELSAN.
Kunjungan itu diakhiri dengan pemberian cenderamata helm pilot jet tempur generasi kelima KAAN yang diserahkan oleh Guler kepada Sjafrie. Di bagian belakang helm terlihat bendera Indonesia dan Turki. Ada pula nama Sjafrie yang tertulis di sana.
"Betul (cenderamata) itu helm pilot terbaru (jet tempur) produksi Turki," ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan, Brigjen TNI, Rico Ricardo Sirait, kepada IDN Times melalui pesan pendek pada malam ini.
Pemberian cenderamata berupa helm jet tempur KAAN sejalan dengan keputusan Kementerian Pertahanan pada 2025 lalu yang memborong 48 jet tempur buatan Turkish Aerospace Industries (TAI) itu.



