17 Warga Kota Malang Sempat Positif Terpapar Varian Superflu

bisnis.com
17 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MALANG — Sebanyak 17 warga Kota Malang diketahui positif terpapar Superflu yang berlangsung sejak September 2025. Namun, kini semuanya telah dinyatakan sembuh.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif mengatakan, pada September 2025, ada satu warga diketahui positif terpapar varian influenza A H3N2 subclade K yang dikenal dengan Superflu.

“Surveilans dari Puskesmas Dinoyo dan RSSA yang selanjutnya dibawa Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Surabaya dan diteruskan ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Jakarta. Hasilnya, terkonfirmasi positif terpapar A H3N2 subclade K melalui pemeriksaan Whole Genome Sequencing [WGS],” katanya di Malang, Sabtu (10/1/2026).

Secara terperinci warga yang terpapar varian Superflu, yakni pada September 2025 sebanyak 1 orang, pada Oktober sebanyak 1 orang, dan November 2025 sebanyak 15 orang.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Sebelum dinyatakan positif terpapar flu, mereka mengalami demam sangat tinggi, nyeri otot hebat, sakit kepala berat, dan gangguan tenggorokan dan batuk sehingga perawatannya dipisahkan dan dilakukan pengawasan. “Tapi mereka semuanya sudah sembuh,” ujarnya. 

Meski begitu, kata dia, pihaknya tetap meminta melakukan RS rujukan melakukan mitigasi jika kasus Superflu meningkat tajam. Caranya, dengan membuat ruangan tersendiri.

Baca Juga

  • 18 Warga Jatim Terjangkit Superflu, Mayoritas Usia Anak dan Remaja
  • Cara Mencegah Superflu yang Penularannya Cukup Cepat
  • Dinkes Surabaya Tegaskan Belum Temukan Pasien Terpapar Superflu

Dia meyakinkan, RS sudah mengatasi masalah tersebut sehingga jika ada lonjakan akan tetap tertangani dengan baik.

Untuk menghindari penyebaran Superflu, kata dia, maka warga yang mengalami gejala seperti di atas agar tidak keluar rumah sehingga berpotensi menularkan penyakit.

Bagi warga agar tidak terpapar Superflu, maka sebaiknya menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah dan sering mencuci tangan.

“Bisa juga warga melakukan vaksinasi mandiri vaksin influenza di RS-RS dan layanan kesehatan lainnya,” ujarnya. 

Namun, dia meyakinkan, Superflu sebenarnya flu biasa. Pembedanya adalah adanya mutasi virus.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Fenomena Lampu Hijau Melintas di Langit, Benda Apakah Itu?
• 7 jam lalufajar.co.id
thumb
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Melonguane Sulawesi Utara
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Hoaks Video Satu Keluarga Bunuh Diri di Kebumen, Begini Fakta Sebenarnya
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Respons OTT KPK, Ditjen Pajak Siap Beri Sanksi Tegas
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jadi Komisaris BUMN, Tokoh NU Ini Pertanyakan Kasus Ade Armando, Heran dengan Penunjukannya
• 8 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.