Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Sabtu, 10 Januari 2026, terpantau menjadi perhatian para pembaca Metrotvnews.com. Berita itu mulai dari cara cek pencairan PIP Rp450 ribu anak TK hingga rincian lengkap UMP Jateng 2026.
Berikut rangkuman berita selengkapnya:
1. Anak TK Dapat PIP Rp450 Ribu! Begini Cara Cek Pencairannya
Memasuki babak baru di tahun 2026, bantuan dana pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) hadir sebagai dorongan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk dapat menuntaskan pendidikan hingga tingkat menengah. Para penerima manfaat diimbau untuk selalu memantau informasi pencairan dana melalui website resmi pemerintah.
Baca berita selengkapnya di sini.
2. Cara Cek Bansos Januari 2026: Berikut Panduan dan Kriteria Penerimanya
Mengawali tahun 2026, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan berbagai bantuan sosial (bansos) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di sejumlah daerah. Program ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup masyarakat sekaligus meringankan beban ekonomi di tengah dinamika dan kenaikan biaya hidup. Berikut penjelasan lengkap mengenai bansos Kemensos 2026 dilansir dari Fahum Umsu.
Baca berita selengkapnya di sini.
3. Berapa UMP Jateng 2026? Ini Rincian Lengkapnya
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2026. Besaran baru ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca berita selengkapnya di sini.
Baca juga: Populer Ekonomi: Update Gaji PNS Januari 2026 hingga Target IHSG 10.000
4. Aliran Modal Asing Rp1,44 Triliun Masuk RI di Awal Januari 2026
Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk ke Indonesia sebesar Rp1,44 triliun. Hal ini berdasarkan data transaksi pada 5-8 Januari 2026, dimana nonresiden di pasar keuangan domestik melakukan beli neto.
Baca berita selengkapnya di sini.
5. Airlangga: Defisit APBN 2025 tak Terlalu Berdampak pada Investor
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai realisasi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sebesar 2,92 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) tidak berdampak negatif terhadap kepercayaan investor.
Baca berita selengkapnya di sini.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469585/original/064769200_1768134769-872a42fd-922c-40dc-b521-33343fa3b14c.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1700246/original/069104100_1504586129-Tembak-Senjata-Api1.jpg)