Mendagri beri pemda waktu 3 hari data rumah rusak akibat bencana Aceh

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Banda Aceh (ANTARA) - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) Pascabencana Sumatera yang juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberi waktu tiga hari kepada pemerintah daerah untuk menyelesaikan pendataan rumah warga terdampak bencana baik rusak ringan hingga sedang.

"Saya beri waktu mulai dari kemarin tiga hari untuk diverifikasi di tingkat BNPB, diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik dan Capil. Kalau tiga hari sudah clear uangnya oleh BNPB segera bayarkan, Rp15 juta yang rumahnya rusak ringan dan Rp30 juta rusak sedang," kata Mendagri Tito Karnavian di Aceh Tamiang, Minggu, saat meninjau progres pemulihan bencana sembari memberikan bantuan ratusan gerobak dorong dan mi instan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Aceh Tamiang.

Mendagri menyampaikan masyarakat terdampak perlu dibantu pembersihan rumah-rumah mereka dari lumpur banjir, terutama yang berat. Dengan anggaran itu, kata dia, diharapkan dapat meringankan beban warga dan bisa dikerjakan sendiri atau gotong-royong keluarga.

Baca juga: BNPB salurkan dana tunggu hunian untuk korban bencana Sumatera

Untuk rumah rusak berat dan hilang (hanyut), lanjut Mendagri, terdapat dua opsi yakni mereka tetap menunggu di tenda dan diberikan biaya, atau kemudian pindah ke hunian sementara (Huntara) yang kini sedang dibangun sebanyak 600 unit.

Kemudian untuk opsi kedua, kata Mendagri, mereka diberikan biaya Rp1,8 juta per bulan selama tiga bulan, dan dapat diperpanjang sebagai uang untuk menunggu sampai hunian dibangun baru.

Baca juga: Penyaluran dana DTH, BNPB pastikan tidak dipersulit

"Atau kalau mau bangun sendiri silakan membangun, diberikan dana di Rp60 juta oleh BNPB," ucap Mendagri Tito Karnavian.

Selain itu Mendagri menginginkan para agar pengungsi yang masih berada di tenda-tenda agar secepatnya kembali setelah menerima dana perbaikan rumah, sehingga tidak terlalu banyak warga tinggal tempat pengungsian.

"Karena itu enggak sehat, di tenda sudah mulai ada yang sakit, kemudian juga yang kasihan anak-anak bayi. Nah, untuk itu kemarin saya mengejar untuk pemerintah daerah dan sudah disampaikan oleh bupati, sedapatnya dulu sampaikan data masyarakat yang rumahnya rusak ringan dan sedang," kata Mendagri Tito Karnavian.

Baca juga: Pemerintah salurkan dana tunggu hunian bagi warga di Pidie Jaya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Partai Perindo Dialog dengan Mahasiswa Bogor, Ramu Solusi Sampah hingga Tawuran Remaja
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Tongkang di Banjarmasin Hanyut hingga Tabrak Kapal Nelayan | KOMPAS PETANG
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Balita Sengaja Memasukkan Jari ke Mulut Sampai Muntah, Perlukah Khawatir?
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Ahmad Khozinudin: Target Jokowi Bukan Eggi Sudjana, tapi Memecah Perjuangan Rakyat
• 15 jam lalufajar.co.id
thumb
Pramono Hadiri Haul MH Thamrin, Tegaskan Komitmen Lindungi Warga Kecil
• 14 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.