Banjir dan Macet di Pluit, Sebagian Pengendara Putar Balik, Ada yang Nekat Terobos

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir yang merendam Jalan Jembatan Tiga Raya, Penjaringan ke arah Emporium Pluit, Jakarta Utara, membuat arus kendaraan tidak bergerak dan sebagian memaksa untuk putar balik.

Pengamatan Kompas.com di lokasi, Senin (12/1/2026) pada pukul 10.30 WIB, kemacetan kendaraan sudah terlihat dari arah Jalan Tubagus Angke dan Bandengan menuju Pluit.

Saat berjalan kaki menyusuri Jalan Jembatan Tiga Raya, sepeda motor yang terjebak macet memilih untuk memutar balik hingga menaiki trotoar jalan.

Baca juga: Hujan Deras, Pengendara Terjebak Macet Berjam-jam di Tol Wiyoto Wiyono

"Ayo putar balik bareng-bareng biar jalan," teriak salah satu pengendara motor.

Banjir tinggi mulai terlihat di depan Komplek Pluit Mas dengan ketinggian sekitar 20 cm.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=banjir Jakarta, banjir hari ini, jakarta banjir, jakarta utara banjir&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMi8xMDU5MjQzMS9iYW5qaXItZGFuLW1hY2V0LWRpLXBsdWl0LXNlYmFnaWFuLXBlbmdlbmRhcmEtcHV0YXItYmFsaWstYWRhLXlhbmctbmVrYXQ=&q=Banjir dan Macet di Pluit, Sebagian Pengendara Putar Balik, Ada yang Nekat Terobos§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Hanya mobil yang memilih menerobos banjir tersebut untuk langsung masuk menuju Tol Dalam Kota.

Sementara itu sepeda motor yang melintas banjir harus dituntun oleh sang pengendara.

Ketinggian banjir semakin tinggi di kolong Tol Dalam Kota di depan Polsubsektor Pluit. Ketinggian banjir di titik tersebut mencapai sekitar 50 cm

Sejumlah warga memilih berhenti dan meneduh di kolong flyover tol dibanding berjalan kaki atau menuntun kendaraan motor mereka.

Ahmad (32) mengatakan, ia sudah terjebak banjir di kolong Flyover Pluit sejak sekitar pukul 08.00 WIB.

"Saya sampai sini sekitar pukul 08.00 WIB aja udah tinggi," kata dia saat diwawancarai Kompas.com di lokasi, Senin.

Baca juga: Jalan Yos Sudarso Arah Tanjung Priok Banjir, Pengendara Terjebak Berjam-jam

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Ia berniat menuju Pluit namun memutuskan untuk berhenti karena air sudah hampir menenggelami knalpot motornya.

"Makanya banyak motor mogok. Motor juga banyak yang masuk tol itu tadi," ujarnya

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jadwal Salat dan Buka Puasa Bandung 12 Januari 2026
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hasil OTT Pegawai Pajak Jakut: Tersangka hingga Modus
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Viral Kontrakan ‘Introvert’ di Tangerang, Suasana Sunyi-Tertata Rapi
• 15 jam laluinsertlive.com
thumb
Hakim Tolak Eksepsi Nadiem, Sidang Korupsi Chromebook Lanjut ke Pembuktian
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Dirut Bulog: Pengawasan harga beras dimaksimalkan demi stabilitas
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.