Dunia Makin Panas, Iran Berani Ancam Balik AS dan Israel

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Konflik Iran dan Amerika Serikat disebut semakin panas setelah negara Timur Tengah itu mengancam balik pemerintahan Donald Trump.

Sebagaimana diketahui, Washington dan Tel Aviv dilaporkan membahas kemungkinan intervensi AS di Iran.

Namun Iran tak tinggal diam, negara dengan ibu kota bernama Teheran tersebut balik mengancam AS dan Israel dengan memperingatkan akan adanya pembalasan.

Dilansir dari Euro News, Teheran memperingatkan bahwa pasukan AS dan Israel akan menjadi "target yang sah" jika AS menyerang Iran, sementara Presiden Donald Trump menegaskan kembali dukungan AS untuk para demonstran Iran.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

"Jika terjadi serangan militer oleh Amerika Serikat, baik wilayah pendudukan (Israel) maupun pusat-pusat militer dan perkapalan AS akan menjadi target sah kami," kata Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf, saat berbicara di parlemen pada hari Minggu.

Laporan menyebut bahwa Iran tidak mengakui Israel dan menganggapnya sebagai wilayah Palestina yang diduduki.

Baca Juga

  • Kerusuhan Iran Tewaskan 500 Orang, Teheran Ancam Serang Pangkalan AS
  • Harga Emas Pecah Rekor Lagi Dipicu Gejolak Iran dan Kisruh The Fed
  • Berenang Sendirian, Pemuda Asal Tasikmalaya Hilang di Perairan Laut Selatan

Menurut majalah Jerman Der Spiegel, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membahas kemungkinan intervensi AS di Iran dalam sebuah percakapan telepon pada hari Sabtu.

Peringatan ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump menegaskan kembali bahwa Washington bersedia untuk bertindak melindungi para demonstran damai.

Trump, dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya, menulis: “Iran sedang mengincar KEBEBASAN, mungkin belum pernah sebelumnya. AS siap membantu!!!"

Awal pekan ini, Trump memperingatkan bahwa ia bersedia menyerang Iran dan membunuh para demonstran. Departemen Luar Negeri secara terpisah memperingatkan:

“Jangan bermain-main dengan Presiden Trump. Ketika dia mengatakan akan melakukan sesuatu, dia benar-benar bermaksud demikian”.

Menurut laporan The New York Times dan Wall Street Journal, yang mengutip pejabat AS anonim, Trump dilaporkan telah diberi berbagai opsi militer untuk menyerang Iran pada Sabtu malam, dan menambahkan bahwa ia belum membuat keputusan akhir.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bus Minitrans hingga Motor Mogok Usai Terobos Banjir di Pluit
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Update Terkini 33 Ruas Banjir di Jakarta, Ketinggian Air 20-95 Centimeter
• 7 jam laludisway.id
thumb
Presiden Prabowo Targetkan Akan Dirikan 500 Sekolah Rakyat Di Indonesia Hingga Akhir 2029
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Ancam Tahan Pembayaran Proyek Bermutu Rendah pada Anggaran 2025
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Iran Rusuh! 500 Korban Tewas Berjatuhan, Tuding AS dan Israel Dalang Kerusuhan
• 6 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.