Trump Klaim Pemimpin Iran Ingin Bernegosiasi, Opsi Operasi Militer Tetap Diapungkan

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Cuplikan gambar dari rekaman yang beredar di media sosial ini menunjukkan para pengunjuk rasa menari dan bersorak di sekitar api unggun saat mereka turun ke jalan di tengah meningkatnya penindakan keras karena Republik Islam tetap terisolasi dari dunia luar, di Teheran, Iran, Jumat (9/1/20260. (Sumber: UGC via AP)

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim pemimpin Iran ingin bernegosiasi. Namun demikian, Trump tetap mengapungkan opsi militer dalam menindak Iran atas demonstrasi berdarah yang terjadi di negara tersebut.

Trump sebelumnya mengancam Iran jika melakukan tindakan represif terhadap warganya yang berdemonstrasi.

Presiden AS itu mengancam akan mengintervensi dan melakukan penyerangan jika Iran terus menyakiti warganya.

Baca Juga: Donald Trump Bidik Kuba Setelah Venezuela, Langsung Beri Peringatan

Namun, dalam perkembangannya pada Minggu (11/1/2026), Trump mengatakan bahwa pihak Iran ingin menghubunginya. Kepemimpinan Iran disebutnya ingin melakukan negosiasi dengan AS.

“Pemimpin Iran, mereka ingin bernegosiasi. Saya pikir mereka lelah selalu dikalahkan Amerika Serikat. Iran menginginkan bernegosiasi dengan kami,” katanya dikutip dari CNN.

Meski begitu, Trump menegaskan bahwa kekhawatiran terbesarnya adalah kekerasan terhadap para demonstran.

"Tampaknya ada beberapa orang yang terbunuh, padahal seharusnya tidak tewas. Mereka adalah orang-orang yang kejam, jika Anda menyebut mereka pemimpin," ujarnya.

"Saya tidak tahu apakah pemimpin mereka hanya memerintah melalui kekerasan, tetapi kami sedang menelitinya dengan sangat serius."

Trump pun mengatakan militer AS tengah memantau perkembangan di Iran.

Penulis : Haryo Jati Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Associated Press

Tag
  • donald trump
  • iran
  • pemimpin iran
  • negosiasi
  • opsi militer
  • operasi militer
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hakim Ad Hoc Mogok Sidang Nasional, Ini Alasannya
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
KPK Tak Lagi Pajang Tersangka Saat Konferensi Pers, Ini Alasannya | SAPA MALAM
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Janji Tomas Trucha untuk PSM Makassar di Putaran Kedua
• 5 jam lalufajar.co.id
thumb
IHSG Terus Menguat di Awal 2026, Meski Ekonomi Domestik Menantang
• 54 menit lalukompas.id
thumb
Gus Ipul Ungkap Arahan Presiden Terkait Sekolah Rakyat: Dilarang Sogok Menyogok
• 4 menit laludisway.id
Berhasil disimpan.