Siswa-siswi Sekolah Rakyat (SR) level SD hingga SMA menampilkan sejumlah aksi di hadapan Presiden Prabowo Subianto jelang diresmikannya 166 Sekolah Rakyat pada Senin (12/1).
Aksi dibuka dengan penampilan baris berbaris dari siswa Sekolah Rakyat Pasuruan. Mereka tampil kompak di hadapan Prabowo.
“Kami hadir untuk semua, semangat Pancasila,” ujar para siswa sambil memperagakan gerakan baris berbaris, di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin (12/1).
Dalam kesempatan itu, komandan pasukan baris berbaris melaporkan peresmian 166 SR dan memberikan hormat. Prabowo pun langsung berdiri dari tempat duduknya dan langsung membalas hormat siswa tersebut.
“Lapor, peresmian 166 Sekolah Rakyat, siap,” ujar siswa.
“Laksanakan,” balas Prabowo.
Setelah itu, para siswa-siswi SR yang hadir dari perwakilan dari beberapa daerah ini juga menampilkan aksi teater.
Teater yang dibawakan menampilkan bagaimana kondisi di Sekolah Rakyat. Dimulai dari penampilan video yang menunjukkan terbukanya SR bagi siswa yang kurang mampu.
Prabowo memberikan apresiasi kepada penampilan siswa-siswi tersebut dengan memberikan tepuk tangan.
Prabowo juga meninjau kelas dan ruangan di SRT 9. Para siswa tampak mengenakan seragam merah putih ala taruna militer.
Sekilas SR: Program Andalan PrabowoSekolah Rakyat (SR) merupakan salah satu program andalan Presiden Prabowo yang dirancang khusus sebagai solusi pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Berbeda dengan sekolah umum, program ini mengusung konsep asrama (boarding school). Seluruh kebutuhan dasar siswa, mulai dari tempat tinggal, pakaian, hingga jaminan makan bergizi, ditanggung sepenuhnya oleh negara.
Pengelola utama SR adalah Kemensos dengan melibatkan kementerian terkait. Pemerintah berupaya memastikan bahwa hambatan ekonomi tidak lagi menjadi alasan bagi anak-anak di pelosok negeri untuk putus sekolah.
Visi utama dari kehadiran Sekolah Rakyat di era ini adalah memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pemerataan kualitas pendidikan.



