JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah warga RT 13 RW 05 Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta Timur, terendam banjir akibat hujan deras sejak pagi hingga siang, Senin (12/1/2026).
Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu Sanusi, mengatakan genangan air mulai muncul pukul 08.00 WIB dengan ketinggian 25 sentimeter hingga 1 meter.
"Genangan mulai jam 08.00 pagi awalnya 25 sentimeter, sekarang siang sudah 1 meter. Ini banjir pertama di tahun 2026, Desember kemarin udah lima kali," ungkap Sanusi saat ditemui, Senin.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, ketinggian banjir sekitar 75-100 senitimeter. Hal tersebut berdasarkan tiang listrik yang dicat atau dijadikan pengukur.
Baca juga: Bus Minitrans hingga Motor Mogok Usai Terobos Banjir di Pluit
Selain itu, masyarakat masih beraktivitas seperti biasa meski harus basah-basahan.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=banjir, banjir jakarta hari ini, hujan deras, BPBD DKI Jakarta, Banjir Jakarta, Permukiman Terendam&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMi8xNTA4NDMxMS9iYW5qaXItc2V0aW5nZ2ktMS1tZXRlci1yZW5kYW0ta2Vib24tcGFsYS1qYXRpbmVnYXJh&q=Banjir Setinggi 1 Meter Rendam Kebon Pala Jatinegara§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Terlihat juga anak-anak bermain air di depan rumah mereka yang tergenang banjir.
Selain itu, terlihat juga sejumlah serangga seperti kecoa yang menempel di dinding.
Meski genangan air cukup tinggi, Sanusi menyebutkan belum ada warga yang mengungsi.
Sebagian besar warga memilih bertahan di lantai dua rumah masing-masing.
"Semua warga belum ada yang mengungsi, masih di lantai 2. Warga belum ada yang mengungsi, masih dihitung aman kalau begini," jelasnya.
Baca juga: Update Banjir Jakarta: 28 RT dan 44 Ruas Jalan Terendam
Menurut Sanusi, banjir terjadi akibat intensitas hujan tinggi sejak dini hari dan kiriman air dari Bogor dan Depok.
"Penyebabnya ya karena hujan, dari kemarin subuh sampai sore lagi, terus air kiriman juga," ungkapnya.
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak pagi hingga siang hari, Senin (12/1/2026), menyebabkan jumlah wilayah terdampak banjir terus bertambah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga pukul 12.00 WIB, 28 RT dan 44 ruas jalan terendam banjir.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 28 RT dan 44 ruas jalan tergenang,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, Senin.
Genangan tersebar di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.
Baca juga: Halte Transjakarta Gunung Sahari Tutup Sementara Akibat Banjir
Ketinggian air mencapai 50 hingga 70 sentimeter akibat curah hujan tinggi.
BPBD DKI Jakarta menyatakan telah mengerahkan personel untuk memantau dan menangani genangan di seluruh wilayah terdampak.
Penanganan dilakukan dengan berkoordinasi bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) guna melakukan penyedotan air dan memastikan saluran air berfungsi optimal.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



