Pesan Prabowo ke Murid Sekolah Rakyat: Jangan Malu Orang Tuamu Buruh, Cium Kakinya

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Para pekerja kecil tersebut justru memiliki kemuliaan karena mencari nafkah dengan cara yang halal dan penuh kerja keras.

Pesan Prabowo ke Murid Sekolah Rakyat: Jangan Malu Orang Tuamu Buruh, Cium Kakinya

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto meminta anak-anak Sekolah Rakyat untuk tidak merasa rendah diri dengan latar belakang keluarga mereka.

Prabowo menegaskan meski orang tua bekerja sebagai buruh, petani, hingga pemulung, namun pekerjaan tersebut adalah mulia.

Baca Juga:
Presiden Prabowo Terbang ke Banjarbaru Kalsel, Resmikan 166 Sekolah Rakyat 

"Anak-anak Sekolah Rakyat, murid-murid, anak-anakku jangan kau kecil hati, jangan kau malu orang tuamu hanya buruh atau hanya petani miskin, hanya tukang, pemulung, jangan kau malu," kata Prabowo dalam pidatonya saat peresmian Sekolah Rakyat di 166 titik yang dipusatkan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Prabowo menambahkan, para pekerja kecil tersebut justru memiliki kemuliaan karena mencari nafkah dengan cara yang halal dan penuh kerja keras demi masa depan anak-anak mereka.

Baca Juga:
Momen Gus Ipul Menangis di Pelukan Presiden Prabowo saat  Luncurkan Sekolah Rakyat

Bahkan, dirinya meminta kepada anak-anak Sekolah Rakyat untuk sungkem kepada orang tua jika pulang ke rumah.

"Mereka, mereka mulia, mereka kerja keras halal, bekerja dengan keringat untuk masa depanmu, jangan pernah kecil hati. Hormati orang tuamu. Kalau perlu kau pulang, kau sungkem, kau cium kaki orang tuamu. Jangan pernah kau malu,” katanya.

Baca Juga:
Prabowo Minta Anak-Anak Sekolah Rakyat Tak Merasa Rendah Diri

Prabowo kemudian membandingkan kemuliaan para pekerja kecil dengan perilaku koruptor yang dianggapnya telah mengkhianati negara dan bangsa.

Baca Juga:
Prabowo Terharu saat Resmikan 166 Sekolah Rakyat

"Mereka lebih mulia dari orang-orang pintar tapi koruptor-koruptor yang berkhianat kepada negara dan bangsa," katanya.

Prabowo melanjutkan, dia lebih hormat kepada pemulung hingga tukang becak. Dia secara terbuka juga menyatakan sikap pribadinya terhadap praktik korupsi, seraya menegaskan kewenangannya untuk berbicara tegas sebagai kepala negara.

"Saya lebih hormat sama pemulung, saya lebih hormat dengan tukang becak yang kerja dengan keringat daripada mereka yang pintar-pintar tapi mencuri uang rakyat, saya lebih hormat. Karena Presiden ya saya boleh bicara ya kan," katanya.

Prabowo kembali menekankan pentingnya menghormati orang tua dalam kondisi apa pun, termasuk ketika mereka belum mampu memberikan kehidupan yang layak bagi anak-anaknya. 

"Selalu, selalu, selalu hormati orang tuamu kalau dia belum mampu, bukan salah dia bukan salah orang tuamu," kata Prabowo.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wajah Baru LCR di MotoGP 2026, Pro Honda Gantikan Idemitsu
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
PBSI Akhirnya Buka Suara soal Perombakan di Sektor Ganda Putri: Sudah Tidak Bisa Lagi Diteruskan...
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
John Herdman Fit, Resmi Diperkenalkan sebagai Pelatih Timnas Indonesia Besok
• 43 menit lalumediaindonesia.com
thumb
Jalan Pantura Widorokandang Banjir, Lalu Lintas Rembang-Pati Macet hingga 2 Km
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Cerita Pemotor Masuk Tol Arah Jakarta Saat Jalur Arteri Bekasi Banjir
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.