Raksasa Minyak AS Exxon Ogah Investasi di Venezuela

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Raksasa migas Amerika Serikat (AS) ExxonMobil mengisyaratkan keengganannya unyuk kembali berinvestasi di Venezuela dalam waktu dekat.

Raksasa Minyak AS Exxon Ogah Investasi di Venezuela. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Raksasa migas Amerika Serikat (AS) ExxonMobil mengisyaratkan keengganannya unyuk kembali berinvestasi di Venezuela dalam waktu dekat.

Dilansir dari Oilprice pada Senin (12/1/2026), CEO Exxon Darren Woods mengatakan bahwa Venezuela harus menjalankan reformasi pemerintahan dan ekonomi besar-besaran terlebih dahulu.

Baca Juga:
Bank Besar AS Berpeluang Garap Pembiayaan Minyak di Venezuela, JPMorgan Paling Potensial

Hal itu disampaikannya dalam pertemuan antara sejumlah perusahaan migas AS dan Presiden Donald Trump pekan lalu. Washington mendorong investasi AS di negara itu setelah menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro awal tahun ini.

"Venezuela saat ini tidak layak investasi," kata Woods. 

Baca Juga:
Trump Teken Perintah untuk Melindungi Pendapatan Minyak Venezuela yang Disimpan di AS

Woods menyebut sejumlah faktor, termasuk perlindungan hukum yang lemah, undang-undang hidrokarbon yang membatasi, dan sejarah penyitaan aset. 

Woods menekankan bahwa Exxon beroperasi dengan cakupan investasi multi-dekade dan tidak dapat menginvestasikan modal tanpa kerangka hukum dan komersial yang kuat. 

Baca Juga:
AS Bisa Kuasai 30 Persen Cadangan Minyak Dunia Jika Kendalikan Venezuela

Ia mencatat bahwa meskipun Venezuela memiliki beberapa sumber daya hidrokarbon terbesar di dunia, tantangannya bukanlah penemuan sumber daya, tetapi kemampuan untuk mengembangkannya dalam kondisi yang stabil dan dapat diprediksi.

Exxon pertama kali memasuki Venezuela pada dekade 1940-an dan asetnya telah disita dua kali, yang terakhir selama nasionalisasi pada dekade 2000-an di bawah mantan Presiden Hugo Chavez.

Woods mengatakan bahwa masuk kembali untuk ketiga kalinya akan membutuhkan perubahan signifikan untuk menghindari terulangnya kerugian di masa lalu.

Dalam jangka pendek, Woods mengatakan Exxon bersedia mengirimkan tim penilai teknis ke Venezuela - jika diundang oleh pemerintah lokal dan diberikan pengamanan yang memadai - untuk mengevaluasi kondisi ladang minyak, infrastruktur, dan kapasitas produksi setelah hampir dua dekade kurangnya investasi dan penurunan operasional.

Ia menambahkan bahwa kemampuan terintegrasi ExxonMobil di bidang produksi, penyulingan, dan perdagangan dapat membantu membawa minyak mentah Venezuela kembali ke pasar internasional dan mengamankan penetapan harga berbasis pasar, yang berpotensi meringankan tekanan keuangan yang parah di negara tersebut. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Penindasan di Iran Meningkat, Ratusan Orang Tewas! Warga Terus Turun ke Jalan untuk Berdemo
• 3 jam laluerabaru.net
thumb
Kecelakaan Maut di Jalan Bojonegoro-Babat, Pemotor Tewas Ditabrak Minibus
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Insiden Kebakaran Besar Seperti di Hong Kong Terulang — Sebuah Gedung Tinggi di Hunan, Tiongkok, Dilalap Api
• 6 jam laluerabaru.net
thumb
Pengakuan Fletcher Usai Manchester United Ditendang Brighton dari Piala FA
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Kapan PSSI akan Perkenalkan John Herdman ke Publik? Ini Jadwal Resmi dan Cara Menonton Secara Live
• 21 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.