Prabowo: Jangan Malu Orangtuamu Buruh-Pemulung, Cium Kakinya

rctiplus.com
8 jam lalu
Cover Berita

BANJARBARU – Presiden Prabowo Subianto meminta anak-anak Sekolah Rakyat untuk tidak merasa rendah diri dengan latar belakang keluarga mereka. Prabowo menegaskan, meski orangtua mereka bekerja sebagai buruh, petani miskin, hingga pemulung, pekerjaan tersebut adalah mulia.

“Anak-anak Sekolah Rakyat, murid-murid, anak-anakku, jangan kau kecil hati, jangan kau malu orang tuamu hanya buruh atau hanya petani miskin atau hanya tukang, pemulung. Jangan kau malu,” kata Prabowo dalam pidatonya saat peresmian Sekolah Rakyat di 166 titik yang dipusatkan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Menurut Prabowo, para pekerja kecil tersebut justru memiliki kemuliaan karena mencari nafkah dengan cara yang halal dan penuh kerja keras demi masa depan anak-anak mereka. Bahkan, ia meminta kepada anak-anak Sekolah Rakyat untuk sungkem kepada orang tua jika pulang ke rumah.

“Mereka, mereka mulia. Mereka kerja keras, halal, bekerja dengan keringat untuk masa depanmu. Jangan pernah kecil hati. Hormati orang tuamu. Kalau perlu kau pulang, kau sungkem, kau cium kaki orang tuamu. Jangan pernah kau malu,” katanya.

Prabowo kemudian membandingkan kemuliaan para pekerja kecil dengan perilaku koruptor yang dianggapnya telah mengkhianati negara dan bangsa.

“Mereka lebih mulia dari orang-orang pintar tapi koruptor-koruptor yang berkhianat kepada negara dan bangsa,” imbuhnya.

Prabowo bahkan menegaskan bahwa ia lebih hormat kepada pemulung hingga tukang becak. Ia juga secara terbuka menyatakan sikap pribadinya terhadap praktik korupsi, seraya menegaskan kewenangannya untuk berbicara tegas sebagai kepala negara.

“Saya lebih hormat sama pemulung, saya lebih hormat dengan tukang becak yang kerja dengan keringat daripada mereka yang pintar-pintar tapi mencuri uang rakyat. Saya lebih hormat. Karena Presiden ya saya boleh bicara ya kan,” tegasnya.

Prabowo kembali menekankan pentingnya menghormati orangtua dalam kondisi apa pun, termasuk ketika mereka belum mampu memberikan kehidupan yang layak bagi anak-anaknya.

“Saudara-saudara, jadi saya tidak mau anak-anak SR ya, jangan sekali-kali. Selalu, selalu, selalu hormati orangtuamu. Kalau dia belum mampu, bukan salah dia, bukan salah orangtuamu,” katanya.

Ia juga mengakui bahwa negara belum sepenuhnya mampu memberikan kesejahteraan terbaik bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus berjuang agar kekayaan negara dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat.

“Memang negara kita belum mampu memberi yang terbaik untuk semua rakyat, tapi kita akan berjuang keras. Kita berjuang keras supaya semua kekayaan negara akan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Original Article


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bulog Targetkan Penyerapan Beras 3 Juta Ton di Semester Pertama 2026
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Wamentan Sudaryono pastikan swasembada beras RI berlanjut ke ekspor
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Apa Bedanya Kacamata Padel dengan Kacamata Olahraga Biasa? Simak Keunggulannya
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Krisis Venezuela: Rodriguez Serukan Persatuan Pulangkan Maduro
• 11 jam lalucelebesmedia.id
thumb
658 Orang Keracunan MBG di Grobogan, Ada Siswa SD Hingga Santri Pondok
• 21 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.