Prabowo Resmikan Proyek RDMP Kilang Balikpapan

katadata.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto meresmikan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur pada hari ini (12/1). Proyek ini merupakan modernisasi bagi Refinery Unit (RU) V atau Kilang Balikpapan milik PT Pertamina (Persero).

“Saya Prabowo, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan Balikpapan,” katanya.

Proyek RDMP Balikpapan dibangun sejak 2019 mencakup sistem penerimaan minyak mentah, pengolahan, hingga penunjang keandalan rantai pasok energi secara menyeluruh. Pembangunan kilang ini masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Total nilai investasi yang dikeluarkan untuk proyek ini mencapai US$ 7,4 miliar atau Rp 124 triliun. Terdiri dari US$ 4,3 miliar berasal dari ekuitas, sedangkan US$ 3,1 miliar diperoleh melalui pinjaman yang didukung oleh Export Credit Agency (ECA). 

Investasinya dialokasikan untuk memodernisasi kilang, meningkatkan kapasitas pengolahan minyak, menghasilkan BBM berkualitas tinggi dan ramah lingkungan, serta hilirisasi industri petrokimia.

Kilang Balikpapan sebelumnya merupakan kilang pengolahan minyak terbesar kedua di Indonesia dengan kapasitas kilang 260 kilo barrel per day (KBPD) atau 25,2% dari total kapasitas kilang yang dimiliki Pertamina. 

Proyek RDMP Balikpapan meningkatkan kapasitas pengolahan kilang dari 260 KBPD menjadi 360 KBPD. Proyek ini juga meningkatkan kualitas produk dari EURO II menjadi EURO V, hingga meningkatkan produk BBM dari 197 KBPD menjadi 339 KBPD dan produk LPG dari 48 kilo tonnes per tahun (KTPA) menjadi 384 KTPA.

Berdasarkan laman resmi Kilang Pertamina International, kilang seluas 283,82 hektare ini memproduksi Solar, Premium, Pertalite, Pertadex, Avtur, dan Smooth Fluid.

Pembangunan Kilang Balikpapan

RDMP Balikpapan dirancang dan dilaksanakan dalam tiga lingkup utama proyek yang saling terhubung dan terintegrasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional kilang serta keberlanjutan pasokan energi nasional. 

Lingkup pertama mencakup 16 paket pekerjaan pendahuluan. Tahap ini meliputi persiapan dan pematangan lahan, pembangunan infrastruktur dasar, penyediaan utilitas sementara, serta pembangunan fasilitas penunjang konstruksi. 

Tahap awal pekerjaan ini menjadi tumpuan untuk mendukung kelancaran dan keselamatan seluruh tahapan konstruksi utama RDMP Balikpapan.

Pada lingkup kedua, Pertamina melaksanakan pengembangan dan pembangunan fasilitas utama kilang. Tahap ini mencakup 39 unit, terdiri dari 21 unit proses baru dan 13 unit fasilitas utilitas pendukung.

Tidak hanya membangun unit baru, proyek ini juga melakukan revitalisasi empat unit fasilitas utama pengolahan, antara lain unit distilasi minyak mentah, unit pengolahan residu, unit hydrocracking dan hydrotreating, serta pemulihan LPG.

Pembangunan dan revitalisasi unit-unit ini bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas dan keandalan pengolahan minyak mentah, sekaligus mendukung peningkatan kualitas produk BBM sesuai standar yang lebih tinggi.

Lingkup ketiga merupakan penguatan infrastruktur penerimaan dan penyaluran minyak mentah, yang mencakup pembangunan dua tangki penyimpanan minyak mentah berkapasitas masing-masing 1 juta barel. 

Infrastruktur ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan keandalan penerimaan minyak mentah dari kapal tanker berkapasitas besar.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
APBN 2025 Tekor Rp695,1 Triliun, 2026 Diperkirakan Rp689,1 Triliun
• 7 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Jumlah Personel TNI-Polri Jadi Petugas Haji 2026 Melonjak, Ini Penjelasan Wamenhaj
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Mega-merger Rio Tinto dan Glencore, Berpotensi jadi Raksasa Tambang Terbesar Dunia
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Mengenal Skema Produk Pinjaman Back to Back, Alternatif Dana Cepat Tanpa Cairkan Deposito
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Menteri ESDM Ungkap Banyak Tantangan dalam Proyek RDMP Balikpapan, Termasuk Dugaan Sabotase
• 1 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.