Palang Merah Indonesia (PMI) menyerahkan 2.000 ton bantuan kemanusiaan kepada Pemprov Aceh.
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menyerahkan langsung bantuan tersebut ke Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem di Gudang Logistik Bantuan Bencana, Desa Payo Gaboh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Senin (12/1).
Mualem menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyaluran bantuan, termasuk pemerintah pusat, serta berbagai pihak lainnya yang terlibat.
"Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan cukup untuk membantu masyarakat selama bulan puasa," ujar Mualem.
Ia berharap bantuan yang disalurkan tidak berhenti pada tahap ini, tapi berlanjut hingga kondisi masyarakat kembali normal.
Menurutnya, bantuan logistik merupakan bagian dari upaya bersama untuk meringankan beban masyarakat dan mendukung pemulihan sosial serta ekonomi di Aceh.
Sementara Jusuf Kalla menekankan pentingnya gotong royong dan kepedulian sosial dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Ia mengingatkan bahwa bantuan tidak hanya berupa logistik, tetapi juga dukungan moral dan kebersamaan.
“Kita harus saling membantu masyarakat. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial kita bersama,” kata Wapres ke-10 dan 12 RI itu.
Adapun rincian bantuan yang diberikan sebagai berikut:
500 ton beras
4.000 unit gerobak sorong
20.000 pacul
20.000 sekop
41 mini excavator
100 mesin chainsaw
10.000 paket sekolah
20.000 paket pakaian (celana panjang, daster, pakaian dalam, baju kaus, pakaian pria dan wanita, kerudung)
1.500.000 buku tulis
535.000 pulpen
20.000 perlengkapan kebersihan
1.000 paket peralatan rumah tangga,
Serta dukungan kebutuhan dasar lainnya.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat menjalani ibadah puasa dengan lebih layak. Selain itu juga untuk mendukung aktivitas sehari-hari.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470715/original/064718300_1768217702-WhatsApp_Image_2026-01-12_at_17.52.14__1_.jpeg)

