KOMPAS.TV – Angin beliung yang terjadi di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengakibatkan setidaknya 41 rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang, Senin (12/1/2026).
Menurut Camat Rejotangan, Didi Jarot Widodo, dampak angin puting beliung tersebut dialami oleh tiga desa di Kecamatan Rejotangan, yakni Desa Karangsari, Desa Panjerejo, dan Desa Tugu.
“Total ada 41 rumah terdampak, terdiri atas 15 rumah di Desa Karangsari, 22 rumah di Desa Panjerejo, dan empat rumah di Desa Tugu,” ucapnya.
Baca Juga: Tembok Lantai Dua Rumah Warga di Koja Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang | SAPA MALAM
Ia menyebut, mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap rumah warga, di antaranya genteng melorot serta asbes yang terlepas akibat terpaan angin kencang.
Pascakejadian, pemerintah kecamatan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung untuk melakukan asesmen dampak kerusakan.
Nantinya, hasil asesemen tersebut akan digunakan sebagai dasar pengajuan bantuan perbaikan rumah kepada BPBD.
Meski demikian, ia menyebut sebagian warga terdampak telah melakukan perbaikan secara mandiri.
“Ini menunjukkan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana, meski kami tetap melakukan pendataan untuk usulan bantuan,” katanya, seperti dikutip Antara.
Baca Juga: Gelombang Tinggi di Sertai Hujan dan Angin Kencang Terjang Pesisir Manado | SAPA PAGI
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Deni-Muliya
Sumber : Antara
- angin puting beliung
- tulungagung
- bpbd tulungagung
- angin kencang
- dampak puting beliung



