Jakarta: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur memastikan mayoritas genangan air dan banjir yang merendam sejumlah wilayah akibat hujan deras pada Senin, 12 Januari 2026, kini telah surut. Meski sebagian besar titik sudah kering, petugas masih melakukan pemantauan intensif di beberapa lokasi yang sempat mencatatkan ketinggian air hingga satu meter.
"Update hingga pukul 20.00 WIB kemarin, sebagian besar titik genangan sudah kering. Namun, masih terdapat beberapa lokasi dengan genangan cukup tinggi," kata Kepala Satuan Tugas Koordinator Wilayah BPBD Jakarta Timur, Ali Kojim, melalui keterangannya, dikutip dari Antara, Selasa, 13 Januari 2026.
Baca Juga :
Ali merinci, banjir tercatat di 15 titik yang tersebar di beberapa kecamatan. Di wilayah Kampung Melayu, Jatinegara, tepatnya di Jalan Kebon Pala II, ketinggian air sempat mencapai titik tertinggi yakni 100 cm atau satu meter pada Senin sore. Hingga Senin malam, air di lokasi tersebut masih tersisa sekitar 50 cm.
Kondisi serupa juga terpantau di Kelurahan Bidara Cina dengan ketinggian air mencapai 80 cm, dan di Jalan Tanjung Lengkong yang sempat mencapai 85 cm. Sementara itu, wilayah lain seperti Lubang Buaya dan Cakung yang sempat terendam hingga 50 cm dilaporkan sudah surut sepenuhnya sejak Senin sore.
BPBD Jaktim terus menyiagakan personel untuk memantau perkembangan di lapangan serta memastikan saluran drainase berfungsi optimal guna mempercepat aliran air.
Ilustrasi banjir. Foto: Metro TV/Metro TV.
"Menindaklanjuti langsung ke lokasi, berkoordinasi dengan pihak Kelurahan, RT, dan petugas di lapangan, dan memantau perkembangan ketinggian air serta kondisi saluran drainase di sekitar lokasi," ujar Ali.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memicu genangan baru, terutama bagi warga yang tinggal di daerah bantaran sungai atau wilayah rawan banjir lainnya.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5143694/original/079839900_1740549746-WAWANCARA_PRESIDEN_KE-6_SBY_ANG__15_.jpg)


