PBSI Rombak Ganda Putri Indonesia, India Open 2026 Jadi Panggung Terakhir Lanny/Tiwi

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Turnamen India Open 2026 akan menjadi panggung terakhir bagi Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi usai PBSI memutuskan untuk merombak line-up ganda putri tanah air.

Lanny/Tiwi menjadi salah satu dari empat wakil Indonesia yang tampil di India Open 2026, yang digelar di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, India pada Selasa (13/1/2026) hingga Minggu (18/1/2026) pekan ini.

Namun siapa sangka ajang BWF Super 750 tersebut akan menjadi panggung terakhir bagi Lanny/Tiwi selaku pasangan ganda putri Indonesia. Sebab, PBSI akan kembali merombak sektor tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Karel Mainaky selaku pelatih ganda putri Pelatnas PBSI, yang mengatakan bahwa berdasarkan evaluasi, mereka akan melakukan perombakan pasangan.

Nantinya Lanny akan coba dipasangkan dengan Apriyani Rahayu, sementara Tiwi bakal bekerja sama dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti. Sehingga tak ada lagi pasangan Lanny/Tiwi maupun Apri/Fadia.

"Kami sudah memberikan kesempatan beberapa pertandingan kepada Apri/Fadia dan Lanny/Tiwi tapi hasilnya belum memuaskan dan saya kira sudah tidak bisa lagi diteruskan. Sebagai pelatih saya harus cepat mengambil keputusan jadi saya kembali putar menjadi Fadia/Tiwi dan Apri/Lanny," kata Karel Mainaky, dalam rilis PBSI.

"Pertimbangannya Fadia lebih membutuhkan yang punya power di belakang dan Tiwi punya kelebihan itu sementara Apri sekarang membutuhkan pasangan yang bisa rotasi dan juga punya power, Lanny saya rasa bisa mengisi pos tersebut." jelasnya.

Lebih lanjut Karel Mainaky mengatakan bahwa pasangan Apri/Lanny dan Fadia/Tiwi akan menjalani debutnya di Indonesia Masters 2026, yang berlangsung di Istora Senayan pada 20-25 Januari mendatang.

"Untuk pertandingan pertama setidaknya di Daihatsu Indonesia Masters 2026 nanti, harapan saya ya mereka bisa menyamai atau bahkan kalau bisa melebihi dua pasangan lainnya yang sudah lumayan progress-nya, Ana/Trias dan Rachel/Febi," ucap Karel.

"Jadi persaingannya bisa lebih bagus, untuk mau tembus ke atas lagi. Kalau dalam sini ada persaingan yang lebih ketat akan mendukung untuk bisa tembus lagi ke atas." tukasnya lagi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kadin Dorong Indonesia Jadi Pusat Perdagangan Kopi Dunia
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Sinopsis Drama China Loving Strangers, Kisah Dua Jiwa Terluka yang Saling Menyembuhkan
• 6 jam lalugrid.id
thumb
Peran Teknologi VAR dalam Menentukan Keputusan Krusial Sepak Bola
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Fakta-Fakta Ibu di Kebumen Gantung Diri Bersama Anak Balitanya, Anak Pertamanya Lari hingga Temuan Mengejutkan di TKP
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Inara Rusli Sebut Janda Bisa Menikah Tanpa Wali, Ustaz Khalid Basalamah Tegaskan Hukumnya Haram
• 8 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.