Melansir Antara, Selasa, 13 Januari 2026, IHSG pagi ini dibuka menguat 46,52 poin atau 0,52 persen ke posisi 8.931,24. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 5,21 poin atau 0,60 persen ke posisi 871,76.
“IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam kisaran 8.850-8.950,” ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih dalam kajiannya.
Baca juga: Pembukaan Perdagangan, IHSG Menguat Signifikan, Kian Dekat ke Rekor Baru
Dari dalam negeri, Ratih mengatakan melemahnya nilai tukar Rupiah menjadi salah satu pemicu penurunan IHSG, yang mana pelemahan itu berdampak terhadap saham-saham sektor konsumsi dan perbankan.
Di sisi lain, menurut dia, menarik untuk mencermati sektor material dasar seiring harga komoditas yang melanjutkan reli.
Adapun, harga emas secara intraday melemah terbatas setelah naik signifikan menyentuh level ATH sebesar USD4.630 per troy ons.
Dari mancanegara, pelaku pasar menantikan data inflasi Amerika Serikat (AS) yang akan dirilis pada Selasa.
Di sisi lain, pelaku pasar belum merespon negatif risiko geopolitik antara Iran dan Venezuela dengan AS, hingga isu tuduhan kriminal terhadap Ketua The Fed Jerome Powell. AS berencana mengenakan tarif 25 persen bagi negara yang masih bermitra dengan Iran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)





