Emiten Sawit Peter Sondakh (BWPT) Rombak Komisaris, Ini Susunannya

cnbcindonesia.com
9 jam lalu
Cover Berita
Foto: ist

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten kebun sawit milik Peter Sondakh, PT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT) telah melakukan perombakan pengurus. Langkah ini ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang digelar pada 7 Januari 2026 lalu.

Dalam keterbukaan informasi, disampaikan bahwa rapat itu telah menerima dan menyetujui pengangkatan Ahmad Nizam bin Hamid, Razuwan bin Che Rose, dan Erwin Soejono sebagai Dewan Komisaris dan Komisaris Independen BWPT.

RUPSLB itu juga sepakat untuk memberhentikan dengan hormat seluruh Direksi dan Dewan Komisaris BWPT yang saat ini menjabat. Kemudian, para pemegang saham sepakat mengangkat kembali masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tersebut untuk periode masa jabatan selanjutnya.


Baca: Emiten Sawit Peter Sondakh (BWPT) Terbitkan Obligasi Rp400 Miliar

Masa jabatan pats Direksi dan Dewan Komisaris BWPT yang baru berlaku efektif sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Tahun 2030.

Oleh karena itu, susunan pengurus BWPT yang baru menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Abed Nego

Wakil Komisaris Utama : Ahmad Nizam bin Hamid

Komisaris : Mohammad Prianto Madelar

Komisaris : Razuwan bin Che Rose

Komisaris Independen : Drs. Yohanes Wahyu Saronto, M.Si.

Komisaris Independen : Erwin Soejono

Direksi

Direktur Utama : Henderi Djunaidi

Direkur : Andrew Haryono

Direktur : Yeoh Lean Khai

Direktur : Choong Kam Loong


(ayh/ayh)
Saksikan video di bawah ini:
Video: IHSG Menguat 1,25% Sambut Akhir Tahun, Sentuh 8.644

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bus TransJakarta Terjebak Banjir di Mangga Dua
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Presiden Prabowo Targetkan Sekolah Unggulan di Tiap Provinsi
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Awal 2026 Sudah 26.318 Warga Jabar Terdampak Bencana Alam
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
KPK Periksa Salah Satu Petinggi PBNU Aizzudin Abdurrahman untuk Kasus Kuota Haji
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Tuding UEA Rusak Kedaulatan, Somalia Putus Semua Kerja Sama
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.