Gletser Kiamat Diguncang Gempa Bumi

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Gletser Kiamat diguncang gempa Bumi. Ratusan gempa Bumi terdeteksi mengguncang Gletser Thwaites di Antartika, yang juga dikenal sebagai Gletser Kiamat, yang jika runtuh dapat menyebabkan banjir dahsyat setinggi dua hingga sepuluh kaki (0,7 sampai 3,05 meter).

Temuan menakjubkan ini, yang dipublikasikan dalam sebuah studi baru di Jurnal Geophysical Research Letters, menunjukkan bahwa bongkahan es raksasa ini, yang hampir sebesar Pulau Inggris Raya, bahkan lebih rapuh daripada yang dikhawatirkan para ahli, seperti dikutip dari situs Futurism, Selasa, 13 Januari 2026.

Baca Juga :
Aceh Diguncang 11 Gempa Sehari, BMKG Ungkap Pemicu hingga Status Gunung Bur Ni Telong Naik Siaga
Gempa Magnitudi 5,9 Guncang Enggano Bengkulu, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Untuk mengawasi keruntuhan Gletser Kiamat yang akan segera terjadi, ahli seismologi dari Australian National University, Thanh-Son Phạm, menyarankan agar jaringan seismik khusus ditempatkan dan dipelihara di benua es tersebut untuk "memantau dinamika gletser, yang mungkin akan berubah secara tiba-tiba dalam beberapa dekade atau bahkan tahun mendatang".

Risikonya tinggi. Phạm mendeteksi total 362 peristiwa seismik yang sebelumnya tidak dikenali antara 2010 dan 2023, dan sebagian besar terjadi di wilayah Antartika Barat, rumah bagi Gletser Thwaites dan Gletser Pulau Pine, bongkahan es besar lainnya yang terlihat semakin mengecil selama bertahun-tahun karena perubahan iklim.

Gempa Bumi gletser terdeteksi pada 5 Skala Richter, dan sering dikaitkan dengan pecahnya gunung es di bulan-bulan yang lebih hangat di Lingkaran Arktik seperti di Greenland.

Sebaliknya, dinamika yang mendorong gempa Bumi Antartika kurang dipahami karena memang tidak banyak data tentangnya dan cenderung tercatat pada magnitudo yang lebih rendah.

Untuk memperbaiki situasi tersebut, Phạm mengembangkan algoritma untuk mendeteksi pola gelombang yang dikumpulkan oleh monitor seismik di Antartika.

Dari data ini, ia menentukan bahwa 245 dari 362 gempa Bumi yang tercatat berasal dari Gletser Thwaites, di mana ia percaya gempa tersebut disebabkan oleh bongkahan es yang terlepas ke laut.

Para ilmuwan sangat khawatir tentang runtuhnya Gletser Thwaites bukan hanya karena jumlah air yang sangat besar yang dapat dipindahkannya, tetapi juga karena Gletser Kiamat tersebut bertindak seperti penyumbat es di lapisan es Antartika Barat yang mencegah semua es itu meluncur ke laut.

Baca Juga :
Gempa Magnitudo 3,9 Guncang Gayo Lues Aceh, Dipicu Sesar Besar Sumatera Bergerak
Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Xinjiang, Wilayah Mayoritas Etnis Uighur China
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Simeulue Aceh

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Strategi Sucorinvest Racik Reksa Dana 2026, Fokus Emiten Berfundamental Kuat
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Kemendag Terima 7.887 Laporan Konsumen Sepanjang 2025, 99 Persen Ditangani
• 5 jam lalumerahputih.com
thumb
Kasus Bully PPDS Unsri, Kemenkes Diminta Koordinasi dengan Kemendiktisaintek
• 24 menit lalukumparan.com
thumb
Polisi Tangkap 2 Pembunuh Pria Ditemukan Tergeletak di TPU Jakasampurna
• 14 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 13 Januari 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan
• 13 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.