Aurelie Moeremans Merasa Senang Kisahnya di Buku Broken Strings Mendapat Dukungan Besar

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Aktris Aurelie Moeremans kini tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Hal ini terjadi setelah ia mengungkap pengalaman masa remajanya sebagai korban child grooming melalui buku karyanya berjudul Broken Strings.

Buku tersebut menceritakan kisah pribadi Aurelie dengan jujur dan terbuka. Pengakuan itu membuat banyak pembaca tersentuh dan merasa empati terhadap pengalaman yang ia alami.

Banyak orang yang telah membaca Broken Strings mengaku merasa prihatin sekaligus kagum atas keberanian Aurelie. Dukungan pun mengalir deras dari para pembaca yang memberikan semangat dan penguatan moral kepadanya.

Aurelie mengaku sangat bersyukur atas respons positif yang ia terima. Ia merasa tidak menyangka kisah pribadinya dapat menyentuh begitu banyak orang.

Melalui siaran di akun Instagram pribadinya, @aurelie, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada para pembacanya. Ungkapan itu ia sampaikan dengan penuh haru dan kejujuran.

“Aku Cuma mau bilang satu hal, aku seneng banget punya kalian,” tulis Aurelie. Ia mengungkapkan kebahagiaannya atas dukungan yang terus mengalir.

“Jujur aku ga pernah nyangka akan sebanyak ini orang yang baca, support, dan ngerangkul aku sejauh ini,” ungkapnya. Aurelie merasa dukungan tersebut sangat berarti baginya.

“Nulis semua ini dengan jujur dan seterbuka itu sebenernya serem banget, tapi rasanya sekarang...aman,” lanjutnya. Ia mengaku kini merasa lebih tenang setelah membagikan ceritanya.

Wanita berusia 32 tahun ini juga menggambarkan perasaan lega yang ia rasakan setelah sekian lama memendam cerita tersebut. “Kayak Aurelie kecil akhirnya bisa napas lega. Karena ternyata ada kalian,” tuturnya.

“Dan kalau cerita ini bisa sedikit aja nemenin kalian, bikin ngerasa dipahami, atau gak sendirian, itu udah lebih dari cukup buat aku. Makasih ya,” ungkapnya. Aurelie berharap kisahnya ini dapat memberikan kekuatan bagi orang lain.

Ia juga mengakui bahwa pada awalnya merasa sangat takut untuk mempublikasikan buku tersebut. Rasa khawatir akan penilaian dan penghakiman sempat menghantuinya. “Awalnya aku jujur takut abnget untuk sejujur ini, takut dihakimi. Tapi yang aku rasakan justru dipeluk dan didukung oleh begitu banyak orang. Itu sesuatu yang nggak akan pernah aku lupa,” katanya.

 

Kini, buku Broken Strings yang awalnya hanya tersedia dalam versi digital dikabarkan akan segera hadir dalam versi cetak. Selain itu, beberapa rumah produksi disebut tertarik untuk mengangkat kisah hidup Aurelie ke dalam karya visual. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Percepatan Pemulihan Layanan Adminduk: Dukcapil Salurkan Sarpras ke Aceh Tamiang Sampai Kota Langsa
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Polda Metro Tangkap 2 Pembakar Kios Kalibata, Tersangka Lain Masih Dikejar
• 23 jam laludetik.com
thumb
Pemkot Jakarta Timur Salurkan Bantuan Sembako untuk 279 KK Penyintas Banjir di Rawa Terate
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Potret Wapres Gibran Blusukan Cek Sekolah Rakyat di Biak Numfor Papua
• 55 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Pujian Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat hingga Janjikan Belajar ke LN
• 9 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.