Menhan Sjafrie Kunjungi Masjid Soeharto di Sarajevo, Simbol Solidaritas Indonesia untuk Bosnia

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Sarajevo, ​VIVA – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Masjid Soeharto di Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina, di sela kunjungan kerja resminya pada Minggu (11/1/2026). Kunjungan tersebut menegaskan komitmen dan solidaritas kemanusiaan Indonesia terhadap rakyat Bosnia dan Herzegovina pascakonflik Balkan pada dekade 1990-an.

Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (13/1/2026), disebutkan bahwa Masjid Soeharto memiliki nilai sejarah penting sebagai simbol dukungan moral dan kemanusiaan Indonesia bagi masyarakat Bosnia dalam masa pemulihan pascaperang.

Baca Juga :
Deretan Mobil Impor yang Diminati Tahun 2025
Mendagri Bilang Perekonomian di Wilayah Bencana Sumatera Berangsur Pulih

“Pembangunan masjid tersebut merupakan inisiatif Pemerintah Republik Indonesia sebagai wujud dukungan moral dan kemanusiaan bagi masyarakat Bosnia dalam masa pemulihan pascaperang,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Rico menjelaskan, pembangunan Masjid Soeharto merupakan inisiatif pemerintah Indonesia yang mencerminkan kepedulian terhadap kondisi kemanusiaan di Bosnia dan Herzegovina pascakonflik. Masjid tersebut juga menjadi bukti keterlibatan Indonesia, khususnya Presiden ke-2 RI Soeharto, dalam diplomasi perdamaian dan solidaritas internasional.

Menurutnya, Indonesia secara konsisten menunjukkan komitmen dalam mendukung penyelesaian konflik Bosnia dan Herzegovina melalui jalur diplomasi, bantuan kemanusiaan, serta kerja sama multilateral.

Melalui kunjungan Menhan Sjafrie ke Masjid Soeharto, Rico memastikan hubungan bilateral antara Indonesia dan Bosnia dan Herzegovina semakin erat. Komitmen kedua negara tidak hanya terfokus pada pengembangan kerja sama pertahanan, tetapi juga kontribusi nyata dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.

Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan peran aktif Indonesia dalam diplomasi kemanusiaan dan perdamaian global, sejalan dengan politik luar negeri bebas aktif yang terus dijalankan pemerintah. (Sumber ANTARA)

Baca Juga :
Semakin Panas! Ketua Parlemen Iran Kembali Ancam Akan Berikan 'Pelajaran Tak Terlupakan' untuk Donald Trump
Efisiensi 2026, Meta Rencanakan PHK Massal Karyawan di Divisi Ini
Rahasia Sukses Main Game TheoTown: Panduan Lengkap Membangun Kota dari Nol

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Surya Saputra Ungkap Cara Jaga Keharmonisan Rumah Tangga
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
5 Jurusan Teknik yang Gampang Dapat Kerja Setelah Lulus, Persiapan SNPMB 2026
• 16 jam laludisway.id
thumb
Polda Metro Akan Rekayasa Lalin di Lokasi Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Hasil NBA Hari Ini: Luka Doncic Cetak 42 Poin, Lakers Kalah dari Kings 112-124
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Gen Z, Lumpur Tambak, dan Masa Depan yang Dipertanyakan
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.