Inara Rusli Tetap Upayakan Perdamaian Meski Restorative Justice Ditolak Mawa

tabloidbintang.com
5 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Inara Rusli kembali menyambangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (13/1). Kali ini, kehadirannya di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) bertujuan menindaklanjuti penolakan mekanisme restorative justice (RJ) yang diajukan pihak Wardatina Mawa.

Inara Rusli bersama kuasa hukumnya, Daru Quthny, mendatangi Renakta Polda Metro Jaya untuk menerima secara resmi surat penolakan RJ dari pihak terlapor.

“Hari ini kami selaku kuasa hukum Inara bersama Inara mendatangi Renakta Polda Metro Jaya dalam rangka menerima surat penolakan RJ dari pihak kuasa hukum Mawa,” kata Daru.

Meski upaya restorative justice tersebut belum mendapat persetujuan, Daru menegaskan bahwa kliennya tetap membuka ruang perdamaian. Bahkan, Inara Rusli disebut masih memiliki itikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan.

“Dan kami juga meminta perlindungan hukum serta berkonsultasi agar bisa terealisasinya restorative justice. Itu tujuan utamanya, hanya itu,” ucap Daru.

Ia menambahkan, keinginan untuk berdamai masih menjadi prioritas utama dari pihak Inara.

“Jadi tetap dari pihak Inara berkeinginan agar restorative justice atau perdamaian tetap terlaksana,” tambahnya.

Daru juga menegaskan bahwa upaya damai terus dilakukan meskipun laporan dugaan perzinaan yang diajukan Wardatina Mawa masih bergulir di kepolisian. Menurutnya, penyelesaian yang baik akan berdampak besar terhadap masa depan anak-anak yang terlibat secara tidak langsung.

"Kami tetap masih berupaya dan berusaha. Intinya, bagaimanapun caranya, kita tetap harus mengupayakan, karena ini masih ada kaitannya dengan masa depan anak juga. Jadi kita akan berusaha,” tutur Daru.

Lebih lanjut, Daru menyampaikan keyakinannya bahwa perdamaian masih mungkin tercapai.

“Dan kami, kuasa hukum Inara, yakin Insyaallah akan terjadi perdamaian. Karena pihak kami memang dari Inara Rusli sendiri memiliki iktikad tersebut,” ucapnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Superflu, bukan Penyakit Baru, Melainkan Mutasi Influenza A/H3N2
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
PKS Sebut Kritik Pandji di Mens Rea Dinamika Wajar dalam Demokrasi
• 10 jam laluidntimes.com
thumb
BMKG Prediksi Hujan Ringan hingga Sedang Guyur Jakarta Sepanjang Hari Ini
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
Hasyim Muhammad: Kriminalisasi Pandji Pertanda Negara Mulai Anti Tertawa
• 4 jam lalufajar.co.id
thumb
Cuaca Jatim Hari Ini Berpeluang Hujan Petir Seharian
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.